Jalan Rusak, Derita Rakyat


Jalan Rusak, Derita Rakyat

(By Adrian Fajriansyah 13/09/2011)

 

Gambar 1.  Suasana Jalan Rusak Di Jalan Musi Raya Barat

            Selama ini saya selalu menulis di blog (adrianfajriansyah.wordpress.com) pribadi mengenai prestasi dan perkembangan pembangunan kota Palembang yang sangat membanggakan.  Akan tetapi dibalik semua prestasi dan perkembangan yang begitu hebat tersebut dibeberapa tempat di kota Palembang tidak merasakan nikmatnya kemajuan bahkan dapat dikatakan kurang perhatian. 

Gambar 2.  Jalanan Yang Ditimbun Oleh Inisiatif Warga

 

Gambar 3.  Suasana Jalan Musi Raya Barat

Gambar 4.  Upayah Warga Menyirami Jalan Agar Tidak Berdebu

            Salah satu contoh tempat yang terlupakan oleh pemerintah adalah di kawasan Prumnas Sako tepatnya Jalan Musi Raya, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, Kota Palembang.  Di sini di daerah yang masih termasuk ke dalam teritorial kota Palembang hampir semua jalan utamanya rusak parah.  Keadaan seperti ini sudah berlangsung hampir 1 tahun lamanya.  Jalan yang rusak bukan hanya 100 atau 200 meter tapi merata disemua jalanan utama daerah Prumnas Sako.  Khusus di Jalan Musi Raya Barat jalanan yang rusak berlubang-lubang besar, saat jalan kering debu sangat pekat dan bila jalan basah beceknya sangat parah menggenangi seluruh ruas jalan.  Adapun kedalaman lubang dijalanan rusak ini bisa mencapai 5 cm sehingga “bila tergenang air dapat dijadikan kolam untuk ikan berkembang biak”.  Selain dapat menjadi “kolam ikan” lubang-lubang besar dijalanan itu pun dapat membahayakan pengguna jalan khususnya pengendara motor, sudah sering di sini terjadi kecelakaan dengan korban pengendara motor akibat dampak dari jalanan berlubang yang tak terlihat saat malam.

 

Gambar 5.  Suasana Jalan Rusak Menghiasi Sepanjang Jalan Musi Raya Barat

 

Gambar 6.  Bila Tidak Ditimbun Jalan Ini Bisa Jadi Kolam Ikan

 

Gambar 7.  Mobil Berkapasitas Besar Selalu Lewat Sehingga Sia-Sia Usaha Warga Menimbun Jalannya

 

Gambar 8.  Tidak Seharusnya Mobil Berkapasitas Besar Melewati Jalanan Yang Telah Rusak Parah Seperti Ini

            Keadaan jalan seperti ini sangat tidak diharapkan dan mengganggu aktivitas rakyat di lingkungan tersebut karena keadaan yang demikian bukan hanya menghambat mobilitas tapi juga mengancam kesehatan warga sekitar.  Debu yang dihasilkan dari jalanan yang rusak tersebut setiap harinya terhirup oleh warga, hal tersebut tidak dapat dihindari karena setiap hari jalan tersebut selalu dilalui oleh kendaraan umum maupun pribadi yang lalu-lalang sehingga debu di jalan berterbangan ke rumah-rumah warga di pinggiran jalan.  Apabila terus dibiarkan bukan tidak mungkin warga akan terkena serangan penyakit pernapasan.  Perlu diingat apabila banyak warganya sakit-sakitan yang repot ujung-ujungnya pemerintah juga.

Gambar 9.  Pemerintah Harus Perhatian Dengan Keadaan Warga Disekitar Jalan Ini

Gambar 10.  Pasir Dari Jalanan Ini Menebarkan Debu Yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Warga

            Warga sekitar bukannya tanpa usaha dalam mengatasi jalanan yang rusak ini, setiap hari orang-orang yang bermukim di pinggir jalan rusak tersebut rutin menyirami jalan di depan rumahnya dengan air agar debu yang ada di jalan tidak bertebaran bahkan ada beberapa warga yang berinisiatif untuk memperbaiki sendiri jalan di depan rumahnya dengan cara menimbun dan menyemen jalan tersebut tapi semuanya tidak maksimal dan sia-sia karena jalan tersebut akhirnya masih hancur juga karena yang lewat dijalanan rusak tersebut bukan hanya mobil-mobil biasa yang berkapasitas kecil melainkan juga mobil-mobil besar sekelas Puso yang berkapasitas sangat besar.

 

Gambar 11.  Kedalaman Lubang Dapat Mencapai 5 cm

 

Gambar 12.  Usaha Warga Menimbun Jalan Jadi Sia-Sia

Gambar 13.  Jalan Rusak Ini Tidak Bisa Dianggap Remeh Karena Sering Terjadi Kecelakaan Akibat Lubang-Lubang Besar Di Jalan

            Warga di sini hanya bisa menghelah napas dan terus bersabar,  warga di sini tidak dapat untuk berbuat banyak karena mereka bingung harus mengadu ke mana.  Kami heran apakah pemerintah setempat memang tidak tahu, lupa atau mungkin menutup mata dengan keadaan yang terjadi di sini.  Palembang terus membangun sebagai upayah mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah yang baik dalam ajang multi even Sea Games ke XXVI tahun 2011, namun semua pembangunan yang dilakukan bukan semata untuk rakyatnya tapi untuk memfasilitasi orang-orang luar baik luar daerah maupun luar negeri yang kelak banyak berkunjung ke Palembang. Yang dilakukan pemerintah adalah menyambut dan memberikan servis sebaik-baiknya kepada warga asing yang akan berkunjung ke Palembang, akan tetapi warganya sendiri tidak diperhatikan dan tidak mendapatkan apa-apa.  Sebenarnya rakyat tidak banyak menuntut, yang kami inginkan hanyalah perhatian lebih dari pemerintah, kami tidak perlu gedung mewah, tidak perlu fasilitas mewah tapi yang kami butuhkan adalah perhatian saat kami mengadu.  Jangan karena Sea Games pembangunan kota Palembang hanya terfokus pada ajang multi even itu saja.  Tidak ada salahnya kita berupayah menjadi tuan rumah yang baik untuk orang dinegeri seberang namun yang lebih penting adalah kita menjadi tuan rumah yang baik untuk rakyat dinegeri sendiri.

 

Gambar 14.  Mohon Pemerintah Melihat

Gambar 15.  Mohon Pemerintah Memperhatikan

Gambar 16.  Mohon Pemerintah Peduli

            Dengan keadaan yang sangat memperihatinkan ini kami sebagai rakyat biasa hanya dapat memohon dan meminta agar suara kami yang senyap-senyap ini untuk didengarkan oleh mereka para pengambil kebijakan.  Mohon kiranya jalan kami diperbaiki.  Setidaknya buatlah jalan yang pantas untuk rakyatmu.  Tolonglah dengar “Tuan Terhormat Berbaju Safari”.

Gambar 17.  Kami Minta Jalan Kami Diperbaiki

Gambar 18.  Dengarkanlah Wahai Pengambil Kebijakan

Gambar 19.  Foto Penulis, Adrian Fajriansyah

About these ads

2 Komentar

Filed under Berita UpDate, Catatan Pikiran Ku

2 responses to “Jalan Rusak, Derita Rakyat

  1. dean

    nice posting bro =)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s