Daily Archives: 21 September 2010

5 Kamera SLR Terlaris Dengan Harga Terjangkau


Berkecimpung dalam dunia fotografi? Semoga tulisan ini dapat membantu Anda untuk berbelanja kamera DSLR pertama Anda.
Dalam kelas DSLR, ada dua merek yang tertinggi permintaan pasar – Nikon dan Canon. Nikons sebagian besar digunakan oleh jurnalis dan fotografer perjalanan karena mereka mengambil gambar yang bagus dari lanskap. Canon sebagian besar digunakan oleh fotografer fashion. Merenungkan dan menimbang pada jenis fotografi apa yang ingin Anda tekuni dikemudian hari secara tidak langsung, itu juga menentukan merek mana yang harus anda pilih. Setelah berkomitmen untuk merek, pengguna biasanya menjadi fanatik terhadap merek tersebut layaknya agama mereka dipakai terus selama dia hidup sebagai fotografer ^_^. Tentu saja ada banyak kamera digital SLR lain di luar sana, tapi saya di sini untuk merekomendasikan yang terbaik bukan!?, dan yang penting pas di kantong orang indonesia ^_^ ?
Jadi inilah 5 DSLR terlaris sesuai peringkat…
1. CANON EOS 500D KIT 18-55MM IS


Canon EOS 500D, 15.1 Mega Pixel
Harga: Kisaran Rp 6.300.000
Bundel lensa: CANON EFS 18-55MM F/3.5-5.6 IS
Keterangan: 500D adalah penerus 450D, tapi modul video mengecewakan dan sensor besar tidak maksimal karena lensa kit 18-55. lebih baik pilih bundel CANON EOS 500D KIT 18-200MM IS harga kisaran Rp 10.300.000
2. NIKON D3000 KIT WITH AF-S 18-55MM VR

Nikon D3000, 10.2 Mega Pixel
Harga: Kisaran Rp 4.425.000
Lensa Bundle: AF-S DX Nikkor 18-55mm f3.5-5.6G VR
Keterangan: Paketan Kit terkecil (jangan tertipu dengan body imutnya), DSLR Nikon dengan lensa cepat Nikkor untuk memberikan kualitas gambar yang luar biasa. Pengambilan gambar terus menerus sampai tiga frame per detik, dan editing dalam kamera. Lensa menawarkan, autofocus super cepat 11-point untuk memberikan warna hidup, kontras mencolok, dan detail yang tajam, sementara stabilisasi gambar VR meyakinkan Anda pada gambar yang tajam.
3. OLYMPUS E-620 WITH ED 14-42MM

Olympus E-620, 12.3 Mega Pixel
Harga: Kisaran Rp 7.100.000
Lensa Bundle: OLYMPUS ED 14-42MM F/3.5-5.6
Keterangan: Olympus telah meningkatkan kinerja fungsi Live View pada E-620 dibandingkan dengan model terdahulu. Dengan Live View ini, waktu lag rana melambat menjadi hanya 2 / 10 detik ketika pra-fokus, tapi masih lebih dari 2 detik termasuk autofocus (jika menggunakan pilihan Imager AF). pengembangan kali ini lebih baik daripada model-model masa pendahulunya, saya masih merasa fungsi ini terlalu lambat untuk menangkap momen spontan, seperti anak kecil membuat wajah konyol yang hanya berlangsung sesaat.
4.  NIKON D90 KIT AF-S VR 18-105MM F/ 3,5-5,6G ED

NIKON D90, 12.3 Mega Pixel
Harga: Kisaran Rp 9.350.000
Lensa Bundle: AF-S DX NIKKOR 18-105MM F/3.5-5.6G ED VR
Keterangan: Dengan kualitas gambar 12,3 megapixel dan 24fps sinematik D-Movie Mode, DSLR Nikon D90 ini melebihi tuntutan gairah para fotografer. Dengan fitur sensitivitas ISO rendah 200-3200 dan sebuah sistem AF 11-point dengan Face Prioritas. Kamera DSLR  Nikon D90 + lensa AF-S DX NIKKOR 18-105MM F/3.5-5.6G ED VR ultra-tajam autofocus super cepat menjadikan dia garang di kelasnya.
5.  NIKON D5000 KIT WITH AF-S 18-55MM VR

NIKON D5000, 12.3 Mega Pixel
Harga: Kisaran Rp 5.995.000
Lensa Bundle: AF-S DX Nikkor 18-55mm f3.5-5.6G VR
Keterangan: Compact dan powerful, Kamera Nikon D5000 DSLR adalah campuran yang luar biasa dari kesederhanaan dan advanced D-SLR dengan kualitas gambar menakjubkan yang di hasilkan dari 12,3-megapiksel. Ditambah dengan pengolahan gambar EXPEED Nikon dan Nikkor optik, kualitas gambar terjamin. Kamera Nikon D5000 DSLR memiliki 19 mode scene eksposur otomatis, sehingga Anda pada posisi siap tembak, setiap saat ^_^.
ya semoga bermanfaat salam, selamat ber pratpret ria… ^_^
Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Dunia Fotografi, http://fajrithedreamer.deviantart.com/

NIKON D5000 (Ini Target Utama Ku, Semoga Dia Bisa Menanti Sampai Uang Ku Cukup Untuk Memilikinya)


Menyusul jejak Canon yang meluncurkan EOS 500D pada bulan lalu, hari ini Nikon (seperti yang sudah dirumorkan) meluncurkan DSLR entry level baru bernama D5000. Produk anyar ini merupakan penerus dari D60 yang mengikuti tren DSLR modern yaitu menyertakan fitur HD movie 720p – 24 fps dan tentunya live view. Namun demikian bukan hanya penambahan fitur movie ini saja yang membuat D5000 ini demikian spesial, tapi karena Nikon telah memberi banyak peningkatan fitur dan spesifikasi dari D60 ke D5000, dengan banderol harga yang masih bisa dibilang terjangkau untuk ukuran kamera DSLR pemula yaitu sekitar 8 jutaan.
Nikon D5000 

Nikon D5000

Di jajaran kamera Nikon DX, saat ini line-up yang disusun oleh Nikon meliputi tiga kelompok, yaitu kelas semi-pro (diisi oleh D300-yang dirumorkan akan segera digantikan oleh D400), kelas menengah (diisi oleh D90-plus movie mode) dan kelas pemula (yang baru saja diisi oleh D5000, sebelumnya D60). Uniknya, D5000 ini hadir setelah kehadiran D90 di tahun 2008 silam, dan D90 juga hadir setahun setelah kehadiran D300 di tahun 2007. saat D90 diluncurkan, banyak anggapan kalau Nikon melakukan kesalahan dengan membuat produk yang akan ‘mematikan’ penjualan D300 karena banyaknya kesamaan fitur. Namun anggapan itu lambat laun sirna karena segmentasi market keduanya berbeda. Kini Nikon kembali melakukan hal serupa saat meluncurkan D5000 karena dia hadir dengan banyak membawa banyak kesamaan dengan D90 pada spesifikasinya, sehingga dikuatirkan penjualan D90 akan terganggu oleh hadirnya D5000 ini.
Nikon D5000 : Vari-angle LCD 

Nikon D5000 : Vari-angle LCD
Bagaimana tidak, Nikon D5000 ini merupakan DSLR entry level yang sarat fitur dan tidak ubahnya seperti melihat spesifikasi dari D90 yang dijual beberapa juta rupiah lebih mahal. Hanya saja secara silsilah, D5000 ini masih masuk DSLR kelas pemula menggantikan D60 dengan desain bodi yang hampir sama namun lebih terlihat gemuk.
Kita simak saja headline news dari Nikon D5000 :
  • Sensor : format DX dengan crop factor 1,5 x, memakai sensor baru CMOS resolusi 12 MP (D60 memakai CCD 10 MP) yang sama persis dengan yang dipakai di D90. Maka itu kinerja ISO keduanya (D5000 dan D90) pun sama dengan rentang 200 hingga 3200  plus Lo-1 dan Hi-1. Pun pada sensor ini telah dilengkapi sistem anti debu.
  • Engine : memakai Expeed engine 12 bit ADC plus active D-lighting dan koreksi otomatis untuk lateral chromatic aberrations layaknya pada D90. Tersedia juga setting Picture Control (Standard, Vivid, Neutral, Monochrome, Portrait dan Landscape) serta soft filter.
  • Shutter : memakai shutter unit yang teruji hingga 100.000 kali (atau dua kali lipat dari shutter unit D40/60) dan nilai shutter count D5000 ini persis sama seperti pada D90. Hanya saja D90 mampu menjepret hingga 4,5 fps, sementara D5000 ini sedikit lebih lambat dengan 4 fps (namun masih jauh lebih baik daripada D60 dengan 3 fps).
  • Modul AF : Multi CAM-1000 dengan 11 titik AF (ya, sebelas) dengan satu center cross point AF (di D40/D60 hanya 3 titik AF). Terdapat mode 3D AF tracking untuk objek foto yang selalu bergerak, sama seperti yang terdapat pada D90. Tersedia juga contrast detect AF bila memakai live view.
  • D-movie : merekam video HD beresolusi 1280 x 720 piksel hingga maksimum 5 menit  dengan frame rate 24 fps, AVI/M-JPEG, audio mono. layaknya D90, D5000 ini tidak bisa auto fokus saat merekam video, sehingga pemakailah yang harus mengatur manual fokus pada lensa.
  • Layar Vari-angle LCD : pertama dalam sejarah DSLR Nikon, layar LCD berukuran 2,7 inci yang bisa dilipat dan diputar. Dengan demikian, memotret memakai mode live view ataupun merekam video bisa lebih mudah dan nyaman, meski dalam sudut yang sulit.
  • Bonus lain : HDMI port dan sudah mendukung GPS eksternal untuk geotagging.
Adapun hal-hal yang masih sama (atau mengalami sedikit peningkatan / penurunan) dari sang pendahulu (Nikon D60) diantaranya :
  • Desain bodi : kecil, ringan, berbahan plastik, dengan ukuran 127 x 104 x 80 mm dan 55 gram lebih berat dari D60.
  • Tanpa motor fokus di bodi : ya, layaknya D40/D60, lensa yang bisa autofokus pada D5000 ini hanyalah lensa dengan motor AF seperti Nikon AF-S atau Sigma HSM.
  • Memakai lensa kit yang sama seperti D60 : AF-S 18-55mm VR (pada D90 lensa kitnya AF-S 18-105mm VR).
  • Modul light meter : 420-segment RGB, masih sama seperti D60 dan bahkan D90 sekalipun (untuk modul kelas atas dengan 1005-segment RGB hanya ada di D300, D700 dan D3).
  • Memakai viewfinder cermin (0,78 x, 95% coverage) yang tidak seterang viewfinder jenis prisma seperti yang terdapat di D90.
  • Tanpa top status LCD dan hanya satu dial-wheel di dekat jempol (di D90 ada dua dial-wheel).
  • Flash internal dengan GN 12 dan mampu sync hingga 1/200 detik (masih unggul D40 dengan 1/500 detik) dan kini D5000 mendukung fitur bracketing.
D5000 : tampak atas 

D5000 : tampak atas
Tak dapat dipungkiri, dengan meluncurkan D5000, Nikon seakan ingin ingkin menguasai kembali pasar DSLR entry level yang telah direbut oleh Canon (melalui EOS 1000D dan EOS 450D) dengan membuat produk dengan spesifikasi tinggi namun harga terjangkau. Setelah ini, akan banyak muncul kebingungan diantara calon pembeli DSLR Nikon yang tadinya sudah siap untuk mengambil entah D60 atau D90 atau bahkan DSLR merk lain. Sebagai informasi di awal, biasanya Nikon perlu waktu 3 bulan sejak pengumuman produk baru hingga tersedia di pasar. Bila anda perlu membeli DSLR saat ini juga, tentu D5000 ini belum bisa masuk ke dalam daftar nominasi kamera yang akan anda beli. Namun bila anda cukup bersabar sambil menabung, nantinya anda bisa memilih antara D60, D5000 atau D90 tergantung kebutuhan fotografi anda.
Skenario 1 : pilih D60 atau D5000?
  • D60 saya yakin nanti harganya akan turun (saat ini harga D60 terlalu tinggi di kisaran 7 juta) dan bila dana terbatas tentu D60 adalah pilihan yang lebih rasional
  • D60 sudah amat baik untuk kebutuhan fotografi dasar (10 MP, 3 fps, 3 titik AF) dan sudah memiliki fitur Active D-lighting serta fitur anti debu pada sensornya
  • D5000 lebih unggul dalam mode movie, live-view dan layar LCD bila anda merasa perlu
  • D5000 jelas menang telak dalam usia shutter, 11 titik AF dan 4 fps burst, itu yang paling penting menurut saya
Skenario 2 : pilih D90 atau D5000?
  • D5000 akan dijual sekitar 2 juta lebih murah daripada D90, so tergantung dana anda
  • D5000 sama-sama memakai sensor CMOS 12 MP, 11 titik AF dan 12 bit engine, so hasil foto keduanya sama saja
  • D5000 unggul di layar lipatnya, bila anda perlu
  • D90 unggul di motor fokus di bodi, bila anda punya banyak lensa Nikon lawas tentu perlu motor AF di bodi, itu yang utama menurut saya
  • D90 unggul dalam aspek lain seperti viewfinder prisma, layar LCD 3 inci resolusi 920 ribu piksel, 4,5 fps burst, wireless flash dan dukungan asesori battery grip resmi Nikon.

Kisaran Harga di 2010 adalah 5,5 – 6,5 juta

Tinggalkan komentar

Filed under Dunia Fotografi, http://fajrithedreamer.deviantart.com/

NIKON D7000


Nikon D7000Nikon D7000
Akhirnya, Nikon mengeluarkan juga pengganti dari kakaknya yang sukses, Nikon D90. Sebenarnya (menurut saya sih), Nikon D90 itu masih masuk kategori canggih lho (lha wong saya saja belum punya :p), masih sangat yahud meskipun D90 keluar tahun 2008. Gencarnya perang DSLR antar produsen mau tak mau membuat pabrikan kamera berlomba-lomba memproduksi model-model baru dengan kemampuan yang ditingkatkan, meskipun yang lama sebenarnya masih bagus..
D7000 ini baru saja diumumkan tanggal 15 September 2010 ini oleh Pihak Nikon, setelah banyak berita simpang siur mengenai nama si bulky yang satu ini, D95 atau D7000. Pokoknya, D7000 ini diposisikan sebagai pengganti langsung dari D90.

bagian belakang D7000 

bagian belakang D7000
D7000 dipersenjatai dengan sensor baru EXPEED2 dengan resolusi 16,2 Mp, resolusi terbesar kedua setelah Nikon D3x yang harganya selangit itu (saat ini). Magnesium alloy pun sekarang menjadi kerangka dari D7000, menggantikan polycarbonate yang menjadi kerangka D90. Dengan ini, D7000 menjadi lebih ‘serius’ daripada D90, hehehe
Gambar atas menunjukkan beberapa hal baru, seperti tombol playback yang sekarang sejajar dengan tombol delete di kiri atas bagian belakang. Lalu switch untuk live mode pun dibuat dedicated, termasuk tombol record-nya sendiri. D7000 menawarkan 100% (approx.frame coverage, yang berarti anda mendapatkan apa yang anda lihat di dalam viewfinder. Berbeda dengan adik-adiknya (D5000, D3100 dan D3000) yang menawarkan kurang dari 100% coverage, sehingga apa yang anda dapatkan akan sedikit lebih besar dari apa yang anda lihat (termasuk D40 saya^^).
tampilan baru bagian kiri atas D7000 

tampilan baru bagian kiri atas D7000
Perbedaan lainnya, D7000 mengadopsi jog dial dari kakaknya D300s untuk mengatur jenis pemotretan. mode S (single shoot), CL (continuous low shoot), CH (continuous high shoot), Q (quiet mode), Timer dan remote. Fitur tersebut langsung dapat diakses tanpa harus mememcet tombol, yang harus dilakukan hanyalah menggeser dial nya saja :)
Diatas juga terlihat bahwa D7000 meminimalkan tampilan dengan membuat mode SCENE, sembari memberikan pilihan baru berupa U1 dan U2. Dalam mode SCENE, anda dapat memilih satu dari beberapa menu yang ada seperti “indoor” atau “night”. U1 dan U2 merujuk pada setting yang kita terapkan sendiri yang dapat segera kita pilih ketika dibutuhkan. Yeah, so many ‘pro’ touches in D7000… :D
perbandingan antara D7000 (kiri) dan D90 (kanan) 

perbandingan antara D7000 (kiri) dan D90 (kanan)
Tampak dari gambar diatas, D7000 sedikit lebih gemuk daripada D90. Jadi handling akan terasa lebih maknyuus!!
double SD card slots! 

double SD card slots!
Sensor baru sebesar 16,2 MP membuat ukuran sebuah gambar yang dihasilkan akan jauh lebih besar daripada 6 MP keluaran D40, apalagi untuk anda yang sering mengambil gambar dalam format RAW. Untuk itu pihak Nikon menyiasati hal ini dengan membuat double SD card slots untuk D7000, mirip dengan D300s yang mengadopsi dua slot juga, tapi yang satunya untuk CF card. Dengan dukungan kapasitas memori yang semakin besar ini, anda akan semakin dimanjakan karena tidak perlu sedikit-sedikit-menghapus-gambar :D . Tapi buat saya sih, kapasitas yang kecil akan meningkatkan derajat kebijaksanaan anda dalam mengambil gambar :)
D7000 dengan vertical grip 

D7000 dengan vertical grip
Nikon D7000 ini dipersenjatai dengan hal-hal keren lainya seperti:
1. rentang ISO 100-6400, anda yang suka landscape bisa memilih ISO 100 sebagai ISO default (tidak seperti D90 yang ‘cuma’ 200) dengan ISO tertinggi 25.600 (HI2).
2. 39 titik autofokus dengan 3D tracking, unggul jauh 28 poin dibandingkan dengan D90, namun masih kalah 12 poin daripada flagship untuk Nikon DX, D300s.
3.  Shutter count yang diklaim Nikon mampu mencapai umur 150.000. Unggul 50.000 poin dibandingkan dengan D90. Namun jujur saja, itu hanyalah angka statistik belaka. Jadi, D7000 anda bisa jadi lebih awet (tembus 150.000 siklus) atau malah keok duluan (dibawah 150.000 siklus) :p.
4. Full time AF mode in live view / movie modes. Teknologi ini yang pertama ada di Nikon (mungkin di dunia DSLR juga, CMIIW), memungkinkan gambar terus mendapatkan fokus selama proses live/movie. D90 belum mempunyai mode ini, sehingga jika anda memulai mode movie, maka AF hanya akan bekerja sekali saja di awal perekaman. Sungguh berguna untuk pecinta movie, karena D7000 juga mampu merekam film dalam format fullHD! :D
5. 6 frame per second continuous shooting, lebih tinggi 1,5 fps daripada D90, cocok buat yang suka menangkap momen-momen cepat dan penting^^
6. Electronic virtual horizon, alat yang dapat memberitahu kita jika posisi sudah tepat horizontal atau belum, cocok buat saya yang sering menceng ketika mengambil foto-foto landscape :D
Well, D7000 merupakan kamera dengan sensor APS-C yang hebat. Tapi apa yang bisa dihasilkan oleh kamera ini SEPENUHNYA TERGANTUNG SI PEMAKAI. Fotografer yang mengerti bisa menghasilkan gambar yang menawan bahkan dari ponsel sekalipun, hehe. Intinya, lihat dulu apakah anda benar-benar membutuhkannya :D . Kalau anda masih awam sekali, bisa mengamboil DSLR dibawahnya seperti D5000 atau D3100 untuk mengasah kemampuan :)
Harga mungkin kisaran 12 – 15 juta (2010)

1 Komentar

Filed under Dunia Fotografi, http://fajrithedreamer.deviantart.com/