Tao Of Jeet Kune Do By Bruce Lee


Bruce Lee (The Martial Art Jeet Kune Do)

Jeet Kune Do dan Perkembangannya

Lambang Jeet Kune Do. karakter/huruf Cina yang melingkari lambang Taijitu menyatakan: : “Using no way as way” & “Having no limitation as limitation” . Maksudnya jangan berprasangka tentang segala sesuatu & jangan terpenjara oleh segala sesuatu, capailah kebebasan sejati, dan Panah menyimbolkan pergerakan yang tiada akhir dan perubahan dari alam semesta.

Jeet Kune Do dalam bahasa&tulisan china: 截 拳 道 dalam logat kanton: Jitkyùndou, dalam tulisan latin: Jiéquándào,yang berarti cara menahan serangan (“Way of the Intercepting Fist”), Jeet Kune Do atau JKD, adalah seni beladiri yang di kembangkan oleh seniman beladiri sekaligus aktor yaitu Bruce Lee.

‘System’
Jeet Kune Do (JKD) adalah nama yang diberikan Bruce Lee pada filosofi beladirinya pada tahun 1967. pada mulanya, ketika Lee pertama kali memulai menelaah/meneliti gaya bertarung(fighting styles), dia memberi nama seni bela dirinya dengan nama Jun Fan Gung Fu. Ini adalah hasil proses pegembangan beladirinya dari perjalanan panjangnya dalam dunia seni beladiri yang ia tekuni. Bruce Lee menyatakan bahwa konsepnya bukanlah kumpulan berbagai hal yang terbaik dari segala sesuatu untuk membentuk suatu sistem, melainkan menyaringnya. Sebagai gambaran lee meminjam dari chan buddhisme adalah sesuatu yang selalu mengisi sebuah gelas dengan air, lalu mengosongkanya, di gunakan untuk menggambarkan filosofi lee tentang membuang sesuatu yang tak berguna. Dia juga menggunakan apa yang dilakukan pematung yang memulai (karyanya) dari sebongkah tanah liat dan membuang yang “tidak di perlukan” lalu menghasilkan apa yang dia anggap sebagai sesuatu yang memperlihatkan inti pertarungan JKD, Bruce Lee, dan JKDnya, banyajk di pengaruhi oleh tinju dan anggar. Walaupun konsep utamanya ( seperti teori garis tengah dan pukulan tegaklurus, dan serangan lurus,(forward pressure) berasal dari Wing Chun, Lee menghentikan sikap kuda-kuda Wing Chun menjadi apa yang dia klaim lebih fleksibel adalah anggar dan tinju. Pernyataan tersebut membuatnya untuk tidak kaku dalam berdiri. Sebagai contoh sebgai ganti cara mengatur kaki untuk posisi tubuh dalam posisi bertempur maksimal yang saling berhadapan dengan lawan, jkd menggunakan terjangan masuk tanpa membutuhkan teknik dari wingcun

Bruce Lee menginginkan untuk menciptakan seni beladiri yang tak terbatas dan bebas. Kemudian selama mengembangkan Jeet Kune Do, dia akan mengembangkan gagasnya itu termasuk seni untuk pengembangan diri, bukan hanya untuk menjadi petarung yang lebih baik. untuk menggambaran pandangan lee, di th 1971 pada artikel majalah Black Belt, Lee mengatakan “biarkan itu dipahami untuk sekali ini dan seterusnya bahwa saya tidak menemukan gaya yang baru, mencampur atau memodifikasi. Saya sama sekali tidak menetapkan jeet kune do dalam bentuk aturan yang jelas oleh hukum yang membedakan(mencirikan) bentuk ini atau metoda itu . sebaliknya, saya berharap untuk membebaskan teman teman saya dari pembudakan gaya, pola dan doktrin”.

Ketika berlatih gulat (Western wrestling), Lee pernah suatu saat dijepit oleh lawan yang lebih ahli, yang mengatakan apa yang akan lee lakukan jika dia mengalami situasi yang demikian dalam pertarungan yang nyata. Lee menjawab “ tentu saja aku akan menggigitmu”. Salah satu teori JKD adalah petarung harus melakukan apa saja yang diperlukan untuk melindungi dirinya, dengan mengabaikan dari mana teknik yang digunakan itu berasal.
Lee menunjukan Jeet Kune Do adalah untuk mematahkan apa yang dia klaim faktor yang membatasi di dalam latihan gaya trdisional, dan mencari hipotesa cara bertarung yang dia percaya hanya dapat ditemukan dalam suatu pertarungan. Jeet Kune Do sekarang ini terlihat sebagai asal mula dalam ungkapan modern adalah hybrid martial arts.(pesilangan seni beladiri)

Jeet Kune Do tidak hanya mendukung kombinasi dari berbagai aspek gaya yang berbeda, itu juga teleh mengubah banyak aspek yang diadopsi di sesuaikan dengan kemampuan seorang praktisi. Palagi, JKD mendukung para praktisi untuk menterjemahkan berbagai teknik untuk dirinya sendiri, dan mengubahnya untuk tujuan mereka sendiri. Sebagai contoh, lee hampir selalu meletakan tangan yang kua di depan dan yang lebih lemah di belakang, dengan sikap kuda kuda seperti ini ia menggunakan elemen dari tinju, anggar, dan Wing Cun. Seperti halnya anggar posisi sperti ini disebut “posisi siap siaga”. Lee menggabungkan posisi ini dalam JKDnya, seperti yang dia rasakan itu ngnyajikan mobilitas yang terbaik secara keseluruhan. Lee merasakan bahwa tangan yang dominan atau terkuat haruslah di depan karena akan bekerja lebih banyak. Lee meminimalkan penggunaan sikap yang lain kecuali ketika keadaan menjamin aksi seperti itu. Walaupun posisi “siap siaga” itu adalah posisi yang baik secara keseluruhan, itu tidak berarti hanya satu bentuk itu. Lee mengakui bahwa pada saat yang lain posisi yang lain harus digunakan.

Lee merasa ciri dinamis dari JKD adalah yang memungkinkan/bisa dilakukan bagi praktisi tersebut untuk menyesuaikan perubahan dan gejolak dalam suatu pertarungan. Lee percaya bahwa keutusan itu harus dilakukan dengan alasan (latar belakang) pertarungan yang nyata atau pert rungan bebas(“all out sparring”). Dia percaya bahwa dalam keadaan seperti itu seseorang akan menganggap teknik tersebut pantas untuk dipakai.

Bruce Lee tidak menitik beratkan pada penghafalan bentuk latihan mandiri (solo training forms) atau “Kata”, seperti banyak dipakai sebagian besar gaya tradisional yang dilakukan untuk latihan pemula. Lee sering membadingkan bentuk yang dilakukan tanpa lawan sama dengan mencoba belajar berenang di atas tanah kering. Lee meyakini bahwa pertarungan yang nyata adalah hidup dan dinamis. keadaan dalam pertarungan berubah dari sepersejuta detik ke sepersejuta detik brikutnya.dan dengan begitu untuk mengatur sebelumnya suatu pola dan teknik adalah tidak cukup waktu pada saat berhadapan dengan situasi yang selalu berubah. Seperti sebuah anekdot untuk pemikiran ini, lee suatu kali menulis disebuah batu nisan yang dibaca: dalam ingatan dari manusia mengalir, memenuhi dan disimpangkan oleh keburukan kuno”, yang dimaksud keburukan kuno itu adalah apa yang lee pikirkan dari seni beladiri kuno.

Uraian dan metoda Bruce Lee ‘kelihatan seperti kontrofersial pada masanya, dan hingga sekarang. Banyak guru dari sekolah tradisional tidak setuju dengan gagasan yang dikeluarkanya.

Gagasan dari pelatihan silang (cross-training) dalam Jeet Kune Do sama dengan latihan dari (seni beladiri gabungan) Mixed Martial Arts (MMA) pada masa modern — Bruce Lee telah di pertimbangkan oleh president UFC Dana White sebagai “bapak seni beladiri gabungan” (“father of mixed martial arts”). Banyak pemikiran Jeet Kune Do menjadi dasar dari MMA. Ini khusunya dalam hal penghargaan pada cakupan pertarungan JKD (JKD “Combat Ranges”). Seorang murid mengharapkan untuk belajar berbagai variasi sistem pertarungan dengan masing masing cakupan pertarunganya, dan dengan begitu menjadi efekfif untuk semua, seperti halnya dalam MMA.

Prinsip Jeet Kune Do
Memahami berbagai prinsip yang lee masukan dalam Jeet Kune Do. Dia yakin bahwasanya pertarungan sebenarnya adalah yang dibuktikan sendiri dan akan membawa kesukseskan bertarung jika memahami 4 macam teknik bertarung (The “4 Combat Ranges” ) terutama adalah apa yang dia yakini merasuk sepenuhnya.menjadi seni beladiri nya. Ini juga prinsip yang kebanyakan berhubungan dengan mixed martial arts. Praktisi JKD juga menyubangkan gagasan bahwa pertahanan yang terbaik adalah serangan gencar. Karena itu timbul prisip “menahan”/mencegat. Lee yakin bahwa ketika lawan melakukan serangan pada seseorang dia harus bergerak kearah lawanya. Ini membuka sebuah peluang untuk menghadang serangan itu atau gerakanya. Prinsip dari pencegatan ini lebih dari sekedar mencegah serangan fisik. Lee yakin bahwa banyak tanpa kata dan sandi ( gerakan yang tak terduga yang tidak di pedulikan lawan) akan dirasakan atau “dicegat” dan dengan demikian menjdadi suatu keuntungan tersendiri. 5 cara menyerang (“5 Ways of Attack”) adalah kategri serangan yang membantu para praktisi Jeet kune do mengorganisir tempo pertarunganya dan termasuk bagian serangan dari JKD. Konsep menghentikan pukulan dan tendangan dan elakan yang bersamaan dengan pukulan adalah mengambil dari anggar dan termasuk bagian pertahanan dari JKD. Konsep itu di modifikasi untuk pertarungan tangan kososng dan di terapkan dalam kerangka JKD oleh lee. Konsep itu juga merupakan kehormatan bagi prisip pencegatan.

(serupailah air) Be like water
Lee yakin bahwa sitem beladiri harus sefleksibel mungkin. Dia sering menggunakan air sebagai sebuah perumpamaan untuk menjelaskan mengapa flesibilitas adalah sifat yang sangat dibutuhkan dalam seni beladiri. Air memiliki fleksibilitas yang tak terbatas. Dia dapat terlihat transparan namun disaat yang lai dapat menyembunyikan sesuatu dari penglihatan. Dia dapat terpecah dan mengalir kesegala arah, bergabung di sisi yang lain, atau dia dapat menyusup kesegala sesuatu, dia juga dapat mengikis batu yang keras dengan tetesan lembut padanya atau dapat mengalir melewati kerikil kerikil kecil. Lee yakin bahwa sistem seni beladiri harus memiliki sifat tersebut. Muris JKD menolak latihan sistem tradisional, gaya bertarung dan ilmu pendidikan confucian (Confucian pedagogy) yang di gunakan pada sekolah kung fu tradisional karena kekurangan pada fleksibilitasnya. JKD dihaurskan untuk menjadi konsep yang dinamis yang selalu berubah, dengan begitu menjadi sangat fleksibel ”memahami apa yang berguna dan mengabaikan yang tidak bergua” (“Absorb what is useful; Disregard that which is useless” ) adalah sesuatu yang seringkali dikutip dalam peribahasa Bruce Lee. Murid JKD dengan giat belajar setiap bentuk dari semua pertarungan. Ini dipercaya akan memperluas pengetahuan seseorang pada sistem pertarungan yang lainya; untuk menerapkan berbagai teknik(materi) pada seseorang sebaik untuk mengetahui bagaimana untuk melindungi diri melawan taktik yang demikian.

Gerakan
pelajar JKD mengatakan untuk tidak memboroskan waktu atau gerakan. Ketika masuk suatu pertarungan praktisi JKD yakin bahwa sesuatu yang paling sederhana adalah yang terbaik.

A. mencegat pukulan dan tendangan
Maksudnya mencegat serangan lawan dengan sebuah serangan sebagai ganti dari blokiran sederhana. Keahlian beladiri yang tersulit di kembangkan/dipelajari. Srategi ini bisa merupakan karakteristik dari beberapa seni bela diri cina.

B. elakan yang bersamaan dengan pukulan
Ketika menghadapi suatu pertarungan; serangan di elakan atau di belokan dan serangan balasan dikirimkan bersamaan pada saat yang bersamaan. Tidak sekedar menghentikan pukulan namun lebih efektif dari pada blokiran dan serangan balasan yang dilancarkan kemudian. Ini juga di pelajari dari beberapa seni bela diri cina.

C. bukan tendangan tinggi
Praktisi JKD yakin mereka hendaknya mengarahkan sasaran tendanganya pada tulang kering lawan, lutut, paha dan bagian tengah. Target tersebut adalah yang terdekat dengan kaki, lebih stabil dan lebih sulit untuk di lindungi. Walaupun sepertinya semua prinsip JKD tidaklah saklek , jika sasaran pada kesempatan tersebut terbuka; bahkan target bagian atas pinggang seseorang dapat diambil pada situasi menguntungan tanpa merasa terhambat oleh prinsip ini.

Mempelajari 4 kategori pertarungan
 tendangan
 pukulan
 menjerat/Trapping
 gulat/Grappling

murid Jeet Kune Do berlatih setiap teknik pada saat yang sama. Menurut lee, cakupan latihan ini memperlihatkan perbedaan JKD dari seni beladiri yang lain. Lee menyatakan bahwa sebagian besar tapi tidak semuanya sistem seni beladiri tradisional menkususkan latihan pada satu atau dua kategori. Teori Bruce Lee terutama terpengaruh dan memperkuat dalam beladiri gabungan (Mixed Martial Arts), seperti halnya fase pada pertarungan MMA pada intinya sama dengan kategori pertarungan JKD.

Lima cara menyerang
A. serangan satu sudut(Single Angular Attack) (SAA) dan ini megarahkan pada satu lawan and its (Single Direct Attack)(SDA).

B. menghentikan serangan tangan dan ini adalah pengimbangan dengan penghentian serangan kaki yang membuat penggunaan jeratan untuk membatasi lawan memfungsikan anggota badanya.

C. serangan progresif tidak langsung (Progressive Indirect Attack (PIA).Menyerang satu bagian tubuh lawan di ikuti oleh serangan pada bagian tubuh yang lain dengan maksud membuka pertahanan.

D. serangan kombinasi(Attack By Combinations (ABC). Ini menggunakan serangan beruntun dengan maksud menggunakan banyak serangan untuk melemahkan lawan.

E. serangan dengan pancingan (Attack By Drawing (ABD). Ini menciptakan sebuah peluang dengan posisi siap untuk menyerang balik.

Tiga bagian penting dalam JKD
Praktisi Jeet Kune Do yakin bahwa teknik harus berisi sifat sebagai berikut:
efesiensi- sebuah serangan yang mengena sasaran.
langsung- melakukan secara sungguh sungguh (senyatanya) sebagai cara belajar.
simpel – berpikir dengan cara sederhana tanpa banyak gaya,cas cis cus yang tidak perlu.

Cabang Jeet Kune Do
Walaupun Bruce Lee secara resmi menutup sekolah beladirinya dua tahun sebelum dia meninggal. Dia memperbolehkan para intrukturnya untuk mengajar secara prifat. Sepeninggal Bruce Lee Jeet Kune Do terpecah dalam perbedaan kelompok disebabkan keabsahanya dan konflik pribadi, ada dua kelompok besar:

• Jun Fan JKD asli (Original Jun Fan JKD); pendukung utamanya adalah Taky Kimura, Jerry Poteet, dan yang lainya; mengajarkan hanya apa yang diajarkan Bruce Lee,dan meninggalakan pengembangan secara individual dari seni beladiri luar biasa ini dalam kerangka individu pelajarnya.

• konsep JKD (JKD Concepts); pendukung utamanya adalah Dan Inosanto, Larry Hartsell, dan yang lainya; melanjutkan pengembangan Jeet Kune Do sesuai dengan filosofinya bahwa jangan pernah berniat untuk berhenti/statis tetapi perubahan selalu berlanjut. Ini adalah cabang yang menggabungkan banyak seni beladiri dalam kurikulum utama yang diajarkan.

Jun Fan
Jun Fan Gung Fu (dalam bahasa dan tulisan china: 振藩功夫 dalam logat kanton: Janfàan Gūngfū dalam logat Pinyin: Zhènfán Gōngfū) dartikan sebagai “Bruce Lee’s Kung Fu”.
Lee setelah belajar berbagai variasi pada saat itu diminta untuk mengajar seni beladiri, oleh sebab itu di menciptakan semua istilah. Yang terbersar dalam latihannya berasal dari Wing Chun seperti yang diajarkan kakak seperguruanya (Sihing), Wong Shun Leung (黃惇樑). Wong adalah murid tertinggi dan intruktur Sifu Yip Man (葉問). Lee melibatkan diri dalam tim tinju di sekolahnya dan juga belajar gerakan anggar dari saudara laki lakinya Peter.
Di th 1959 Lee pergi ke Seattle dan bertemu Jesse Glover, juara peJudo yang berhasrat besar untuk belajar seni bertinju, lee tanpa ada partner latihan mulai melatih glover dan temanya. Ketika dia meninggalkan hongkong, dia belum menyelesaikan kurikulum wing Chun dan tidak menjadi seorang yang terbaik di sekolahnya. Untuk mengatasi seperti apa yang dilihat lee sebagai kekuranganya, dia menggunakan murid yang baru di temuinya seperti boneka kayu(mok yak jong), lee tidak hanya mengajarkan wing Chunya tetapi juga mengajarkan mereka menyerang dan berlindungi diri dengan gaya yang lain. Bela diri Bruce Lee perkambanganya terbagi menjadi tiga era yang berbeda: Seattle, Oakland dan Los Angeles. pada era Seattle lazimnya di kenal sebagai era Jun Fan Gung Fu, walaupun Lee tidak pernah membuat perbedaan tersebut pada seni beladirinya, dan perbedaanya di gunakan pada sekolah Jeet Kune Do untuk menggambarkan antara pelajaran yang baru dan yang lama. Menurut Bruce Lee Foundation yang didirikan keluarganya, murid pilihan dan lainya: (The development of Bruce Lee’s art from 1959 until the end of his life was one smooth and indivisible path. In the beginning, he referred to his teachings simply as Jun Fan Gung Fu. Later he further refined his art as a unique gung fu all its own – Jeet Kune Do.) “perkembangan dari bentuk seni bruce lee di th 1959 sampai akhir hidupnya adalah merata dan jalurnya tidak terbagi. Pada awalnya dia menamakan apa yang diajarkanya dengan nama jun fan gung fu. Kemudian dia selanjutnya menyaringnya lagi seninya sebagai kung fu yang unik secara keseluruhannya- jeet kune do” Bruce Lee Foundation juga menyebut sebagai “JUN FAN JEET KUNE DO ® sebagai nama resmi dari seni bela diri Bruce Lee.
Jun Fan Gung Fu Institute (振藩國術館), yang mana adalah sekolah seni beladiri resmi lee yang pertama di amerika. Sampai sekarang masih mempunyai kelompok murid. Itu adalah dari murid lee yang paling senior dan menjaga kuburanya yaitu Taky Kimura.
Kutipan Jeet Kune Do Bruce Lee

• “The usefulness of a cup is its emptiness”. “kegunaan dari sebuah cangkir adalah kekosonganya”. – bersiaplah untuk menerima pengetahuan baru dan janganlah terhalang atau menyimpang dari pengetahuan yang lama. Kutipan ini sebenarnya dari Tao Te Ching, oleh Lao Tzu, penemu Taoisme.

• “Using no way as way”. Maksunya janganlah berprasangka tentang segala sesuatu.

• “Having no limitation as limitation”.Maksunya: jangan terpenjara oleh segala sesuatu, capailah kebebasan sejati.

• “From form to formless and from finite to infinite”. – jangan terpenjara oleh suatu batasan ataupun bentuk.

• The consciousness of “self” is the greatest hindrance to the proper execution of all physical action – kesadaran diri adalah rintangan terbesar untuk melakukan tindakan yang sewajarnya. ini sebenarnya sebuah peribahasa Zen atau Chan yang berarti pada saatnya dan tidak di bingungkan oleh proses belajarmu sendiri. Pada kutipan dari Zen adalah: jika kamu mencarinya kamu tidak akan menemukanya. Istilah yang sama di dunia barat “Being in the Zone”.

• “If people say Jeet Kune Do is different from “this” or from “that,” then let the name of Jeet Kune Do be wiped out, for that is what it is, just a name. Please don’t fuss over it.” -“jika orang mengatakan jeet kune do bentuknya berbeda seperti “ini” atau berbentuk “itu” lalu biarkanlan nama jeet kune do dihapuskan saja, untuk apa yang demikian ini, hanyalah sebuah nama. Tak perlu diributkan – jangan menggantungkan pada label atau parameter. JKD itu hidup dan oleh karena itu selalu berubah, jangan mencoba untuk mengkotakanya.

• “To reach me, you must move to me. Your attack offers me an opportunity to intercept you” “untuk menjangkauku, kamu harus bergerak kearahku. Kamu menyerangku dan sebuah peluang akan menghadangmu”. – Lee menjelaskan prinsip ini untuk menahan Duke Paige pada acara tv Longstreet.

• “Empty your mind. Be formless shapeless like water. Now you put water into a cup, it becomes the cup. You put water into a bottle, it becomes the bottle. You put it into a teapot, it becomes the teapot. Now, water can either flow, or it can crash! Be water, my friend.”- “kosongkan pikiranmu. Jadilah tanpa bentuk seperti air. Sekarang kamu tuangkan air kedalam cangkir, maka akan menjadi cangkir. Kamu menuangkanya kedalam botol, maka menjadi botol. Kamu menuangkanya kedalam teko, maka menjadi teko. Sekarang, air dapat mengalir kemanapun. Atau menghancurkanya!, jadilah air, sobat.” – Lee menjelaskan prinsip keberadaan air dalam wawancara di stasiun televisi Hong Kong

4 Komentar

Filed under Idola Ku Inspirasi Ku

4 responses to “Tao Of Jeet Kune Do By Bruce Lee

  1. imas

    bruce lee adalah seorang yang membebaskan pikiran pikiran kaku menjadi fleksibel seperti aiR Bukan hanya seniman beladiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s