Daily Archives: 6 Januari 2011

Perbandingan Canon EOS 550D dengan EOS 500D


Perbandingan Canon EOS 550D dengan EOS 500D

Kurang dari setahun setelah peluncuran EOS Rebel T1i (500D) tidak lama kemudian muncullah Canon Rebel T2i (EOS 550D). Camera ini tampak sedikit menarik dari type sebelumnya, dan EOS 550D Setidaknya berada diatas angin karena banyak sekali para photografer professional yang sudah menggunakan kamera EOS 550D. Produk ini seolah-olah menggantikan keberadaan camera EOS 500D. Ada kemungkinan kamera EOS 500D akan mengalami penurunan harga karena para konsumen telah mengetahui kelebihan dan kekurangan dari kedua kamera tersebut.

Canon EOS 500D vs Canon EOS 550D

Canon EOS 500D vs Canon EOS 550D

Secara bentuk kedua kamera tersebut sama, perbedaannya hanya pada spesifikasi kamera tersebut. Jika anda bingung untuk memilih yang mana Berikut ini saya akan memberikan perbedaan antara kamera Canon EOS 550D dengan Canon EOS 500D dari segi kelebihannya maupun dari segi kekurangannya.

Perbandingan Canon EOS 550D VS EOS 500D


  Canon EOS 550D Canon EOS 500D
Sensor • 18.7 million effective pixels • 15.1 million effective pixels
Image sizes • 5184 x 3456
• 3456 x 2304
• 2592 x 1728
• 4752 x 3168
• 3456 x 2304
• 2353 x 1568
Sensitivity ISO 100 to 6400, extendable to 12800. ISO 100 to 3200, extendable to H1 (6400) and H2 (12800).
Metering • TTL 63-zone SPC • 35-zone evaluative
Exposure Compensation +/- 5.0 EV +/- 2.0 EV
Auto ISO • ISO 100 to 6400
• User selectable max ISO
ISO 100 to 1600
LCD monitor • 3.0 ” TFT LCD
• 3:2 aspect ratio
• 1,040,000 dots
• 3.0 ” TFT LCD
• 4:3 aspect ratio
• 920,000 dots
Video mode • 1080p @ 30, 25 or 24 fps
• 720p @ 50/60 fps
• VGA @ 50/60 fps
• Movie crop function
• External stereo mike (optional)
• 1080p @ 20fps
• 720p @ 30fps
• VGA @ 30fps
High-speed continuous • 3.7 fps
• 34 JPEG/Fine frames
• 6 RAW frames
• 3.4 fps
• 170 JPEG/Fine frames
• 9 RAW frames
Connectors • USB 2.0 Hi-Speed
• Video output (PAL/ NTSC)
(integrated with USB terminal)
• HDMI Type C
• Stereo microphone
• USB 2.0 Hi-Speed
• Video output (PAL/ NTSC)
(integrated with USB terminal)
• HDMI Type C
Storage SD/SDHC/SDXC SD/SDHC
Eye-Fi compatibility On-screen messages & menu support, auto power-down disabled when transmitting. Supported, no feedback
Battery Grip BG-E8 BG-E5
Others • Copyright/photographer information
• ‘Q’ button & separate movie button
• 4 level battery reporting
• Eye-Fi card menu and UI support
• Control over HDMI
• Easier access to Auto Lighting Optimizer
 

Mudah-mudahan anda telah mengetahui kelebihan dan kekurangan kedua camera tersebut, yang jelas harga tidak pernah bohong :). Jika anda masih bingung untuk memilih camera yang diinginkan silahkan lihat dari segi kebutuhan anda maupun keuangan anda.

http://dhy-rhytsuqie.blogspot.com/2010/08/canon-eos-55od-kurang-dari-setahun.html

Iklan

11 Komentar

Filed under Dunia Fotografi

Canon EOS 550D atau Nikon D3100?


Canon EOS 550D atau Nikon D3100?

Sejatinya harga DSLR pemula itu trennya terus turun namun di sisi lain setiap ada produk baru yang muncul selalu dituntut adanya peningkatan fitur.  Padahal tidak semua dari kita perlu ada peningkatan fitur apalagi kalau harus dibayar dengan kenaikan harga kamera generasi baru. Canon EOS 550D sebagai produk terbaru dari DSLR pemula Canon, lalu disusul Nikon D3100 adalah contoh nyata dilema yang terjadi saat ini. Keduanya sementara ini dijual di kisaran 6,5 jutaan, sudah terlalu mahal untuk ukuran kamera pemula yang secara psikologis semestinya ada di angka 4 jutaan. Lalu pantaskah kedua produk anyar ini saya ulas?
Nyatanya, kedua kamera ini merupakan kamera terpoluler yang banyak mengundang rasa ingin tahu (dan ingin memiliki) kebanyakan fotografer pemula, mahasiswa hingga para peminat gadget.
Canon dan Nikon menerapkan strategi berbeda pada produk mereka. Canon yang rajin membuat produk baru, begitu tertib dalam membuat DSLR pemula sejak EOS 300D, lalu berturut-turut muncul penerusnya yaitu 350D, 400D, 450D, 500D hingga kini 550D. Dalam waktu dekat saya yakin akan hadir 600D, 650D dst. Sementara Nikon cukup lama dalam membuat siklus produk DSLR pemula, sejak D40, D60, D3000 hingga kini D3100. Canon memilih untuk terus menaikkan resolusi sensor tiap membuat produk baru, hingga puncaknya EOS 550D yang memakai sensor APS-C dengan resolusi 18 megapiksel. Selain sensor, tidak banyak perubahan berarti antara kamera baru Canon dengan produk sebelumnya. Sedangkan Nikon yang juga awalnya sukses dengan D40 tidak banyak merubah spesifikasi para penerusnya kecuali hanya menambah resolusi menjadi 10 MP pada D60 dan memberi 11 titik AF pada D3000. Perubahan mengejutkan justru dilakukan Nikon saat membuat D3100 dimana inilah kali pertama Nikon memberi fitur full HD movie yang bisa auto fokus di kamera DSLR pemula. Sensor pun dirubah memakai CMOS beresolusi 14 MP yang bahkan lebih tinggi daripada D90/D300 yang ‘hanya’ 12 MP.
Saat ini banyak pihak yang ingin tahu lebih banyak soal pilihan mana yang lebih baik antara Canon 550D dan Nikon D3100. Sebenarnya dengan dana 6,5 jutaan pilihan kamera pemula tidak terbatas pada kedua tipe ini semata, misalnya ada juga Pentax K-r dan Sony A33 yang sama bagusnya. Tapi memang koleksi lensa Canon dan Nikon kita tahu begitu lengkap sehingga sementara ini sistem kamera Canon dan Nikon masih belum tergoyahkan. Saya coba ulas plus minus keduanya untuk anda :

Canon EOS 550D

EOS 550D cocok untuk anda yang mencari kamera terjangkau dengan sensor beresolusi tertinggi yang pernah ada untuk keping APS-C. EOS 550D juga memanjakan mata dengan layarnya yang luar biasa tajam dengan 1 juta piksel dengan aspek rasio 3:2. Kalau anda suka kamera yang bisa merekam video HD, EOS 550D ini juga sudah mendukung resolusi 1080p dengan 30 fps (lebih baik dari EOS 500D yang hanya bisa 20 fps pada HD 1080p).
Kelebihan EOS 550D dibanding Nikon D3100 diantaranya :
  • resolusi sensor lebih tinggi (18MP vs 14 MP)
  • RAW 14 bit (Nikon memakai 12 bit)
  • layar tajam dan resolusi tinggi
  • muncul histogram saat live view
  • burst sedikit lebih cepat (3.7 fps vs 3 fps)
  • dukungan semua lensa Canon EF dan EF-S (bisa autofokus)
  • tersedia aksesori resmi untuk battery grip

Nikon D3100

Hadir menyempurnakan D3000 yang dianggap kurang sukses, Nikon membuat kejutan dengan merubah sensor CCD 10 MP di D60/D3000 menjadi CMOS 14 MP pada D3100. Selain itu, Nikon juga menyediakan fitur live-view dan HD movie 1080p 24 fps yang bisa auto fokus saat merekam video. Namun sayangnya Nikon entah mengapa masih belum menyediakan fitur dasar berupa exposure bracketing di D3100. Selain itu D3100 juga tidak menyediakan motor AF sehingga lensa Nikon lama (non AF-S) tidak bisa auto fokus. Tapi apapun itu, D3100 dianggap sebagai DSLR pemula terbaik yang pernah dibuat oleh Nikon.
Kelebihan D3100 dibanding 550D diantaranya :
  • titik AF yang lebih banyak (11 titik vs 9 titik)
  • ada fitur 3D tracking AF
  • kemampuan auto fokus saat merekam video
  • ergonomi yang lebih baik
  • GUIDE mode untuk membantu pemula
  • ada tuas khusus untuk berganti mode cepat (continuous shooting, self timer dsb)
Bila anda masih merasa bingung dalam memilih, rasanya cukup wajar mengingat keduanya memang sudah sangat baik untuk ukuran pemula. Apalagi spesifikasi keduanya hampir sama, seperti :
  • sama-sama bisa merekam HD video 1080p
  • sama-sama memakai sensor CMOS ukuran APS-C
  • kemampuan ISO yang sama (max ISO 6400 bahkan bisa ISO 12800)
  • viewfinder yang sama (pentamirror, 95% coverage)
  • kemampuan shutter yang sama (max. 1/4000 detik)
  • flash sync yang sama (1/200 detik), daya sama (GN13)
  • sama-sama punya fitur peningkat dynamic range
Sedikit saran dari saya, kita tidak perlu terjebak oleh angka dalam spesifikasi. Resolusi 18 MP misalnya, dalam kenyataan di lapangan tidak banyak memberi perbedaan signifikan bila dibanding sensor 14 MP. Demikian juga dengan burst 3,7 fps dibanding 3 fps misalnya. Untuk memilih dengan yakin, akan lebih baik bila anda memikirkan rencana sistem kamera ke depan (lensa, lampu kilat, aksesori lainnya) dan juga luangkan waktu mendownload sampel foto dari situs review luar negeri. Jadi semestinya anda tak perlu bimbang dalam memilih, lagipula apapun kameranya asal digunakan dengan tepat dan mengerti keterbatasannya, maka kita bisa menghasilkan foto dan video yang indah.

2 Komentar

Filed under Dunia Fotografi