Daily Archives: 7 Januari 2011

Kalau Berteman Harus Jujur


Berteman atau berkawan itu sangat penting.. kata Aristoteles manusia adalah mahluk zoon politikon yg artinya manusia tidak bisa hidup tampah bantuan dari manusia lainnya.. Artinya manusia adalah mahluk sosial yg hidup harus saling tolong menolong, saling membutuhkan,, memiliki ikatan antara satu dengan yg lainnya atau keterikatan sosial…

Teman adalah salah satu bagian hidup dalam kehidupan manusia yang memiliki peranan penting bagi keberlanjutan hidup manusia..

Dengan teman hidup akan jadi lebih ringan, mudah dan tentunya bahagia..

Hidup yang dijalanani akan jauh lebih bermakna bersama teman..

Tapi apa jadinya bila teman kita seorang yg tak jujur atau munafik..

Teman munafik bisa dimaknai atau digambarkan sebagai seorang teman yang akan hadir dalam hidup kita disaat kita sedang berada saja,, atau disaat kita senang dia ikut senang tapi disaat kita susah dia menghilang.. itulah teman yg munafik atau pembohong…

satu lagi ciri-ciri teman yg tak layak konsumsi atau ditemani adalah teman yg hadir kekehidupan kita disaat dia membutuhkan kita.. orang semacam ini jangan pernah dikasih hati,, harus dicapahkan atau pun diserang balik gara dia merasakan apa yg kita rasakan,, berkesan sadis dan tak mendidik catatan saya kali ini tapi itulah fakta dalam hidup banyak teman yg bersifak munafik… Satu lagi teman yg selalu berkata-kata buruk tentang kita di balik hadapan diri kita atau bisa dikatakan membunuh teman dari belakang, didepan kita dia terlihat baik dan manis tapi di belakang kita dia membunuh dan menyayat kita secara belahan-lahan, sesungguhnya orang semacam ini akan memdapatkan balasan setimpat dari yang maha kuasa tapi sebagai manusia yg tak sempurna terkadang emosi akan bertindak duluan.

Satu lagi teman yg buruk adalah teman yg berlaku sok manis, sok suci, sok sok segalanya di depan kita,, yang ternyata busuk di dalamnya..

Teman penjilat pun tak layak menjadi sahabat karena penjilat adalah pangkal mula seoarang koruptor…

Koruptor adalah bangsat.. Koruptor adalah sampah dunia dan akhirat..

Bersihkan kehidupan kalian dari segala tingkah buruk seperti tertera di atas,, jadilah sahabat yg jujur, sahabat yg benar-benar sahabat,, sahabat yg akan selalu berteman hingga akhirat..

Jadilah orang jujur,, segala sesuatu yg dilakukan dengan jujur walaupun hasilnya menyakitkan akan lebih mulia di hadapan Allah dibandingkan dengan perbuatan munafik yg secara kasat mata menyenangkan tapi akhiratnya akan susah dan terkutuk dihadapan Allah..

Jadilah sahabat atau teman yg bisa menyinari teman atau sahabat sepeti cahaya matahari yg selalu menerangi bumi..

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Catatan Pikiran Ku, Kisah Dan Pengalaman Ku

Masa Melancong


Teringat masa melancong bersama teman-teman..

Sudah berlangsung kira-kira setengah tahun yg lalu..

Tapi kenangnya masih benar2 terasa///

Kedinginan bareng di dalam Bus ber AC,, asik sebenernya jadi berasa kayak dieropa dingin.. brryuurr.. hehehe

Bangun tidur terus tidur lagi kami barengan,, di dalam bus kami tidur bareng pegel2 bareng secara di dalam bus gak bisa ngelurusi kaki,, sampe di satu kota di suruh bangun padahal tidurnya baru mau pulas,,,

pergi dari satu kota ke kota yg lain,, asik dapet pengalam baru.. Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Kisah Dan Pengalaman Ku

Sekilas Panduan Fotografi


Speed, Diafragma & ISO

Sebenarnya penulis masih teramat sangat pemula dalam urusan 3 hal ini, tapi karena penulis ingin belajar memahami tentang speed, diafragma & ISO secara betul. Kan ada istilah tak mengerti betul jika ilmu yang kita miliki tidak berbagi, semoga dengan penulis berbagi tulisan ini maka pembaca dan & penulis dapat memahami lebih jauh dari kegunaan settingan tersebut. amien. toh penulis juga meng copy tulisan ini dari dua sumber orang yang berbeda (^.^).

Pencahayaan
Pencahayaan atau exposure adalah terang tidaknya cahaya yang diperbolehkan masuk, intensitas (diatur oleh bukaan lensa) dan durasi (diatur oleh shutter speed) cahaya yang masuk dan mengenai film.
Film dengan ASA ( ISO ) tinggi, memerlukan sedikit cahaya untuk menghasilkan gambar yang jelas. Sebaliknya, film dengan ASA rendah memerlukan banyak cahaya uantuk menghasilkan gambar yang jelas.
Exposure diukur oleh alat yang disebut light-meter. Jika light-meter menunjukkan kekurangan cahaya, maka kita bisa memperkecil bukaan diafragma atau memperlambat shutter speed. Sebaliknya, jika light meter menunjukkan kelebihan cahaya maka kita bisa memperbesar bukaan diafragma atau mempercepat shutter speed.

Overexposure
Merupakan keadaan dimana jumlah cahaya yang masuk terlalu banyak. Gambar yang dihasilkan akan terlalu terang.

Underexposure
Merupakan keadaan dimana jumlah cahaya yang masuk terlalu sedikit. Keadaan ini menghasilkan gambar yang gelap.

Kombinasi Antara Shutterspeed dan Diafragma
Semakin besar bukaan (angka kecil) semakin banyak cahaya yang masuk, semakin lama rana membuka (angka speed kecil) juga akan semakin banyak cahaya yang masuk. Maka saat kita memotret menggunakan high speed (kecepatan tinggi) kita telah mengurangi durasi waktu cahaya yang masuk untuk menyeimbangkannya maka kita harus membuka diafragma lebih besar.

Shutter Speed Cepat
Jika kita ingin memotret benda yang bergerak dengan cepat, misalnya foto orang yang sedang meloncat, dan ingin objek itu benar-benar tampak diam, kita harus mengatur shutterspeed secepat mungkin. Misalnya setting shutterspeed 1/1000 detik, selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengatur diafragma agar indikator eksposure tetap berada di tengah.

Shutter Speed Lambat
Jika ingin menghasilkan efek “Panning” (misalnya foto motor atau mobil yang sedang berjalan dengan background yang seolah-olah bergerak), kita harus membuka kamera lebih lama sekitar 1/30 detik. Lalu ikutilah pergerakan objek yaitu motor atau mobil tadi. Karena kamera mengkuti pergerakan objek, maka objek akan tetap fokus namun background akan seolah-olah bergerak. Efek “Panning” tidak mungkin didapatkan melalui shutterspeed yang terlalu cepat. Karena pada keadaan shutterspeed cepat foto yang akan kita hasilkan ada foto yang bermuatan stop action (freeze).

Diafragma (Bukaan Lensa)
Diafragma atau bukaan fungsi utamanya untuk mengatur intensitas cahaya yang masuk. yang punya DSLR tinggal buka tuh lensa liat aja dech pasti ada di belakang lensa. diputer-puter bisa lebih lebar atau lebih sempit.

Diafragma yang umum angkanya f/2, f/2.8, f/4, f/5.6, f/8, f/11, dan f/16, dan seterusnya dan sebagainya.

Bukaan Diafragma Besar
Pasti anda pernah melihat foto dengan suatu objek yang tajam dengan background yang blur. Teknik sangat digemari karena dapat memperkuat objek pada foreground dan juga terasa lebih artistik. Caranya adalah dengan bukaan diafragma yang besar, misalnya F/1.4, F/1.8, F/2, dst. Semakin kecil angka di belakang huruf F, maka semakin besar bukaan diafragmanya.

Bukaan Diafragma Kecil
Jika bukaan diafragma besar menghasilkan efek blur pada background, maka bukaan diafragma kecil menghasilkan efek tajam dari foreground sampai background. Bukaan diafragma kecil biasanya digunakan dalam memotret landscape, yang membutuhkan detail dan ketajaman di seluruh bagian foto.
Yang perlu diingat adalah setiap kita memprioritaskan untuk mengatur speed, maka pengaturan diafragma juga harus disesuaikan agar indikator eksposur tetap berada di tengah.

ISO atau ASA
Jika telah memahami akan kombinasi shutter speed dan diafragma, maka kombinasi selanjutnya ditambah dengan ISO.

Ada beberapa kondisi, contohnya saat malam hari dan cahaya yang minim, kita sudah mengatur bukaan sebesar mungkin, agar indikator eksposure tepat di tengah hanya mendapat shutterspeed 1/5 detik yang sangat rawan akan blur atau shake. Padahal kita tidak boleh kehilangan momen. Tidak dapat juga menurunkan speed agar tidak blur, karena foto akan menjadi under eksposure alias gelap.

Solusi dari masalah ini adalah menaikan ISO. Jika sebelumnya setting ISO 200, naikan menjadi ISO 400, 800, 1000, dst. Tergantung kebutuhan. ISO yang tinggi berarti menambah kemampuan kamera menangkap cahaya. Speed yang tadi hanya 1/5 bisa menjadi 1/60 detik dengan menaikan ISO. Efek samping dari menaikkan adalah munculnya bintik-bintik pada foto. Hal seperti itu biasa disebut dengan istilah grain atau noise untuk kasarnya bisa juga ketombe.

Sangat mudah untuk menghasilkan eksposure yang tepat, hanya tinggal bermain-main sedikit dengan logika kita.

Depth of field
Depth of field adalah jumlah jarak antara subjek yang paling dekat dan yang paling jauh yang dapat muncul di fokus tajam sebuah foto. Misalnya, jika kita memotret pohon-pohon yang berdiri bersaf-saf, maka yang akan tampak pada foto yang telah dicetak adalah beberapa pohon di depan tampak jelas kemudian makin ke belakang makin kabur.

Depth of field sangat tergantung pada:

  • Diafragma. Semakin kecil bukaan diafragma, semakin besar depth of field yang dihasilkan. Bukaan penuh akan menghasilkan depth of field yang sangat dangkal.
  • Jarak fokus lensa (focal length). Semakin panjang focal length,semakin sempit depth of field. Maka dari itu, lensa wide angle memiliki depth of field yang sangat besar.
  • Jarak pemotretan. Semakin dekat jaraknya, semakin sempit depth of field yang dihasilkan

sumber: http://www.fishyforum.com/unfishy/off-topic/photography/18424-pencahayaan-speed-diafragma-iso.html
http://nurrahman-almaghribi.blogspot.com/

Tinggalkan komentar

Filed under Dunia Fotografi