Kantor Jacobson van Den Berg & Co Palembang, Riwayatmu Kini


Kantor Jacobson van Den Berg & Co Palembang Riwayatmu Kini

(By Adrian Fajriansyah 22 Maret 2012)

Gambar 1.  Kantor Jacobson van Den Berg 2011

            Kantor van Jacobson van Den Berg adalah salah satu bangunan tua sisa kolonial Belanda terletak di Jalan Sekanak tepat di persimpangan Balai Pertemuan (Kini kantor Pol PP).  Lewat bentuk kita pasti sudah akan mengeri bahwa bangunan ini sudah berusia cukup tua.  Warna bangunan yang dahulu putih sekarang tidak tampak lagi, kini bangunan tersebut kusam tak terawatt namun tetap berdiri kokoh khas bangunan kolonial. 

Gambar 2.  Suasan di sekitar kantor van Jacobson van Den Berg

            Sayangnya bangunan bekas kantor van Jacobson van Den Berg kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.  Seandainya pemerintah setempat mengambil bangunan ini dan menjadikan bangunan tersebut sebagai aset wisata bukan mustahil akan menjadi tempat yang menarik untuk di kunjungi.  Palembang bukan kota seperti Jakarta mapun Semarang yang memiliki wilayah kota tua yang terpusat, di Palembang bangunan tua berada menyebar di sudut-sudut kota, tidak jarang bangunan tua yang masih tersisa kini sudah hancur dan tinggal kenangan.  Keberadaan bangunan tua di Palembang harus dilestarikan karena merupakan warisan sejarah yang tidak ternilai harganya.

Gambar 3.  Plang nama kantor van Jacobson van Den Berg & Co Palembang

            Bertahun-tahun sudah dilewati keadaan bekas kantor van Jacobson van Den Berg masih seperti dahulu tidak berubah menjadi lebih baik bahkan lebih memprihatinkan.  Jangan sampai bangunan bersejarah tersebut hancur dan hilang tinggal kenangan.  Semoga bangunan ini akan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

Kantor van Jacobson van Den Berg & Co

Gambar 4.  Kantor van Jacobson van Den Berg & Co Palembang

            Keberadaan kantor van Jacobson van Den Berg di Palembang kurang diketahui pasti kapan berdirinya, namun dari bentuknya saja kita sudah pasti mengira banyak kisah yang telah disaksikan bangunan tersebut.   Van Jacobson van Den Berg adalah perusahaan dagang milik Belanda yang beroperasi di Indonesia sejak 1960 dan dinasionalisasikan pada tahun 1958.  Perusahaan ini bergerak di bidang asuransi dan perdagangan (Expor-Impor) termasuk membentuk perusahaan kongsi di Palembang untuk pembelian karet dan kopi.

Gambar 5.  Van Jacobson van Den Berg & Co bangunan tua yang masih berdiri kokoh

            Karyawan Indonesia mengambil alih NV Jacobson van Den Berg & Co ketika hubungan RI-Belanda memburuk.  Jacobson van den Berg dan semua perusahaan milik Belanda diambil alih.  Sementara ribuan warga Belanda dan Indo Belanda meninggalkan Indonesia.

Sejarah van Jacobson van Den Berg & Co

Gambar 6.  Pintu masuk kantor van Jacobson van Den Berg & Co Palembang

            Sebuah perusahaan dagang Belanda yang besar, didirikan di Denhaag, Belanda pada 1 Juni 1860. NV Jacobson van den Berg & Co atau Jacoberg bergerak di bidang perdagangan, jasa asuransi, dan industri. Memiliki jaringan bisnis yang luas dan kuat. Kantor-kantornya tersebar di seluruh dunia seperti New York, Rio de Janeiro, Sao Paulo, Buenos Aires, Montevideo, Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Hongkong, Tokyo, Osaka, Kobe, Sydney, Melbourne, Brisbane dan Batavia (Jakarta). Javobson van den Berg merupakan salah satu dari The Big Five, lima perusahaan raksasa milik Belanda, selain Internatio, Lindeteves, Borsuimi; J dan Geo Wehry. The Big Five ini membentuk sebuah Trading House yang kuat dan menguasai jaringan bisnis perdagangan, produksi, jasa, industri serta distribusi di berbagai negara. Di Hindia Belanda (Indonesia) Jacoberg memiliki sejumlah kantor cabang, antara lain di Medan, Sibolga, Padang, Bengkulu, Jambi, Palembang, Teluk Betung, dan Pangkal Pinang, untuk kawasan Sumatera. Di Jawa, terdapat di Cirebon, Bandung, Semarang dan Surabaya. Di Kalimantan terdapat di Banjarmasin, Samarinda, Balikpapan, dan Pontianak. Selain itu, kantor cabangnya di Makassar, Manado, Ambon, Denpasar dan Ampenan.

            Sejak 1934 Jacoberg menjalankan roda bisnisnya di gedung megahnya Toko Merah. Tetapi dengan meletusnya PD II, kegiatan perusahaan ini lumpuh total karena Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Tahun 1945, Jepang menyerah dan sejak 1946 Jacoberg kembali menempati sebagian dari bekas gedung kantor pusatnya dan tahun 1947 seluruh bangunan telah sepenuhnya ditempati oleh perusahaan ini. Logo Jacoberg terukir pada permukaan balkon yang terpasang pada lantai II gedung bagian belakang yang menghadap ke ruangan besar di dalam baik sebelah kiri maupun kanan balkon.

            Tahun 1957 perusahaan ini diambil alih pemerintah RI dan dinasionalisasikan. Tahun 1959 didirikan perusahaan dengan nama PT. Yudha Bhakti Corp sebagai pengganti nama Jacoberg. Tahun 1961 PT. Yudha Bhakti diubah status dan diganti namanya menjadi Perusahaan Dagang Negara (PDN) Fadjar Bhakti, yang merupakan peleburan dari 6 perusahaan negara yakni PT. Yudha Bhakti, PT. Kartika Pantja, Permata, Tantular, dan NV Tsounas. Tahun 1964, PDN Fadjar Bhakti dibubarkan dan diganti namanya menjadi P.N. Satya Niaga. Dari keenam perusahaan yang diintegrasikan ke dalam PDN Fadjar Bhakti, hanya eks. Yudha Bhakti Corp dan eks. Kartika Pantja yang melebur ke dalam PN Satya Niaga yang pada tahun 1970 dialihkan statusnya dari Perusahaan Negara (PN) menjadi Perusahaan Perseroan (PT). Namun karena kondisinya semakin parah, tahun 1977 dilikuidasi dan digabung ke dalam PT. Dharma Niaga.

Tinggalkan komentar

Filed under Wisata Palembang, Wisata Sejarah Palembang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s