Warga Ibu Kota Butuh Lahan Terbuka Hijau


Warga Ibu Kota Butuh Lahan Terbuka Hijau
(By Adrian Fajriansyah 01/12/12)

mtf_hUZoP_129

Gambar 1. Pengunjung yang berekreasi bersama sedang memberikan ikan makan di sungai buatan dalam area Ecopark.

Warga megapolitan membutuhkan lahan terbuka hijau sebagai sarana rekreasi dan pelepas penat, setelah melalui rutinitas dan kesibukan kerja di kantor. Oleh karena itu, banyak warga ibu kota yang akhir pekannya –Sabtu dan Minggu– pergi berlibur ke lahan terbuka hijau.

Menurut Makmur Riduan (39), warga Pulo Gadung Jakarta Timur, Sabtu (1/12), dia bersama keluarganya memilih ke Ecopark Ancol untuk menikmati suasana alami yang hijau. “Saya datang ke Ancol pukul 10 pagi ke pantai Marina, terus ke Ecopark. Enak di sini, bisa olahraga dan rekreasi. Selain itu bisa untuk hiburan anak-anak. Mereka suka kasih makan ikan di sini,” kata Riduan.

            Ancol sebagai tempat tujuan wisata di Jakarta, pada tahun 2010 menyediakan lahan terbuka hijau untuk warga ibu kota. Lahan terbuka hijau itu dinamai Ecopark. Ecopark adalah taman yang dibuat di atas lahan yang dahulunya lapangan golf.

Taman yang baru berusia dua tahun itu, memiliki lima wahana bermain dan satu wahana edukasi, yaitu ecobike, ecocruise, green mission paintball, outbondholic, dan fantastique magic fountain show, serta learning farm. “Ecopark dibuat untuk menjadi lahan terbuka hijau, wahana edukasi dan pendidikan di Jakarta. Di taman ini, warga bebas melakukan aktivitas, rekreasi maupun olahraga seperti sepeda dan jogging,”  kata Susanto (30), Marketing Operasional Ecopark dan Taman Impian Ancol.

Kendati masih baru, taman seluas ± 20 hektar tersebut cukup diminati warga. Terbukti di hari Senin-Selasa pengunjung Ecopark lebih dari 1.000 orang per hari, lalu di hari Rabu-Kamis pengunjung lebih dari 2.000 orang per hari, dan di akhir pekan Sabtu-Minggu jumlah pengunjung mencapai lebih dari 3.000 orang per hari. “Kalau hari Senin-Selasa pengunjung hanya lewat sekilas saja di taman ini, tidak sampai sore. Sedangkan di akhir pekan Sabtu-Minggu pengunjung datang ke sini hingga sore hari untuk rekreasi maupun olahraga. Bahkan, di tanggal 1 Muharram lalu (15 November 2012) jumlah pengunjung membludak hingga lebih dari 10.000 orang pada hari itu,” kata Rodrek Winata (23), salah satu Anggota Tim Security Club House Gerbang Pintu Masuk Utama Ecopark.

Namun, menurut Anggota Tim Securty Club House Gerbang Pintu Masuk Utama Ecopark lainnya, Dian Fatmanto (19), jika terjadi hujan jumlah pengunjung di taman tersebut akan menurun drastis.

Warga lebih memilih ke Ecopark dibandingkan tempat lain karena ingin menikmati suasana hijau di alam terbuka. Di alam terbuka, berbagai macam kegiatan bisa dilakukan, seperti rekreasi bersama dan berolahraga.

Salah satu pengunjung yang bersama rombongan, Hariadi Putra (40), selaku Group Leader di PT Toyota Motor Manufakturing Indonesia mengatakan, suasana alam terbuka sangat cocok untuk jiwa para pemuda. Oleh karena itu, Hariadi mengajak rekan-rekan operator muda dari Toyota Kerawang berkunjung ke Ecopark. Di sana rombongan tersebut mencoba bermain outbond dan ecocruise atau jelajah sungai buatan. “Tujuan datang ke sini untuk refreshing dan menghilangkan jenuh. Selain itu tempatnya tidak terlalu jauh. Kami sudah tiga kali datang ke sini dan memuaskan,” katanya.

Warga lebih sering melakukan aktivitas olahraga saat sore hari di Ecopark. Olahraga yang digemari adalah jogging dan bersepeda. Jalur jogging dan sepeda yang berkualitas baik membuat banyak pengunjung tertarik untuk mencobanya.

Ahmad Ryad (28) dan Devita (22), pasangan kekasih asal Jakarta yang berkunjung ke Ecopark menuturkan, mereka tertarik ke Ecopark karena suasananya alami dan adem, serta tertarik mencoba bersepeda. “Kami dadakan datang ke sini. Sebelumnya pernah ke sini satu kali, tapi belum pernah mencoba jogging dan bersepeda di sini. Jadi sekalian aja mau coba sepedaan. Pengen coba jalurnya.” kata Ryad.

            Hingga saat ini, Ecopark bisa memenuhi kebutuhan lahan terbuka hijau bagi warga di Jakarta. Sebagian warga mengatakan, bahwa Ecopark dari sektor kebersihannya sudah cukup bagus. Warga berharap, agar kebersihan tersebut selalu dijaga dan dirawat, serta dibuat wahana baru di lahan yang belum dimanfaatkan tanpa menghilangkan nuansa hijau di sana.

Saran dari pengunjung, agar akses jual-beli makanan dan minuman lebih mudah dan tersedia lebih banyak, serta ditambah lagi beberapa sarana dan prasarana pendukung agar pengunjung lebih betah. “Di sini sudah bagus dan rapi. Harapannya ditambah lagi untuk tempat bermain anak-anak, gazebo, kran air untuk cuci muka dan lain-lain,” kata Devita.

Tinggalkan komentar

Filed under Berita Dari Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s