Pagarnya Alam Sumatera, Si Kota Bunga


Wisata Alam Sumatera Selatan

Pagarnya Alam Sumatera, Si Kota Bunga

(By Adrian Fajriansyah, Sabtu, 6 Juli 2013)

Tugu Pagaralam Kota Bunga, Beragam bunga tumbuh subur di kawasannya membuat Pagaralam di Sumatera Selatan digelari Kota Bunga. Gunung Dempo menambah keindahan di latarnya. (By Adrian Fajriansyah di Majalah JalanJalan edisi Juli 2013)

Tugu Pagaralam Kota Bunga, Beragam bunga tumbuh subur di kawasannya membuat Pagaralam di Sumatera Selatan digelari Kota Bunga. Gunung Dempo menambah keindahan di latarnya. (By Adrian Fajriansyah di Majalah JalanJalan edisi Juli 2013)

Pagaralam merupakan sebuah kotamadya di Provinsi Sumatera Selatan. Jaraknya sekitar 298 kilometer dari Kota Palembang, Ibu Kota Provinsi Sumsel. Nama Pagaralam diambil dari dua suku kata, yakni Pagar dan Alam. Nama itu merepresentasikan keadaan sebenarnya dari kota tersebut, yakni sebuah kota yang dipagari secara alami oleh Pegunungan Bukit Barisan.

Secara geografis, kota yang berdiri pada tanggal 21 Juni 2001 itu memiliki ketinggian rata-rata sekitar 1.000 meter dari permukaan laut (mdpl). Dengan titik tertingginya adalah Gunung Dempo (3.173 mdpl). Adapun suhu rata-ratanya sekitar 20-25 derajat celcius, yang membuat kota itu cukup sejuk.

Pagaralam menyimpan potensi pariwisata yang besar. Berbagai jenis pariwisata alam ada di sana, antara lain air terjun, sungai berarus deras, hamparan sawah hijau, perkebunan teh di kaki Gunung Dempo, dan pendakian ke puncak Gunung Dempo. Adapula wisata sejarah dengan andalannya, yakni batu-batu raksasa dari masa Megalitikum, yang tersebar di sana.

Namun, pariwisata baru digarap serius di kota seluas 590,85 kilometer persegi itu pada tahun 2004. Hal itu seiring dengan dijadikannya kawasan kaki Gunung Dempo sebagai venue paralayang pada Pekan Olahraga Nasional 2004 di Sumsel.

Saat ini, salah satu daya tarik wisata yang sedang dikembangkan pada sektor agribisnis, tepatnya pengembangan sejumlah bunga hias. Sektor itu sangat mungkin menjadi andalan di sana, karena tipologi tanah dan suhu udara sangat mendukung pertumbuhan sejumlah bunga hias. Adapun jenis bunga hias yang dikembangkan, antara lain bunga merry gold, krisan, dan mawar.

Pemerintah setempat pun serius menggarap sektor itu menjadi ikon pariwisata Pagaralam, dengan istilah Pagaralam Kota Bunga pada tahun 2009. Sebagi buktinya, pemerintah setempat menyelenggarakan Festival Bunga Sumsel 2009 di Pagaralam, yang merupakan festival bunga pertama di Sumsel.

Pagaralam ”resmi” mengklaim sebagai kota bunga yang ketiga setelah Depok dan Tomohon, pada tahun 2010. Hal itu dibuktikan dengan didirikannya Tugu Pagaralam Kota Bunga, di depan Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pagaralam. Di sekitaran tugu itu pula, ditanami sejumlah bunga hias berwarna-warni, yang ditata dengan rapi nan indah. Semakin mengesankan, ketika memandangi sejumlah bunga hias itu dengan latar belakang hamparan perkebunan teh yang hijau menyegarkan dan Gunung Dempo yang elok nan gagah.

Untuk menunjukkan eksistensinya sebagai kota bunga, Pagaralam pun mengadakan Festival Bunga Nusantara Pertama pada tahun 2011. Pada tahun itu pula diselenggarakan kontes pemilihan Putri Bunga Pagaralam. Sejumlah acara itu, kini, menjadi agenda tahunan di sana. Tujuannya, tentu, untuk menarik minat wisatawan lokal maupun asing agar mau berkunjung ke sana.

Pagaralam pun cukup eksis mengikuti sejumlah festival bunga di tingkat nasional dan internasioanl, agar klaim sebagai kota bunganya lebih dikenal. Pada tahun 2012, Pagaralam mengikuti Festival Bunga Tingkat Nasional di Pasadena, Amerika Serikat. Di sana, Pagaralam mendapatkan Trofi Presiden. Sementara itu, di tahun yang sama, Pagaralam juga mengikuti Tournament of Flower di Tomohon, Sulawesi Utara. Di sana, Pagaralam mendapatkan prestasi sebagai juara ketiga.

Bagi Anda yang bingung mau mengisi liburan ke mana, Pagaralam mungkin bisa menjadi pilihan destinasi yang cukup menarik dan berkesan. Untuk ke sana, Anda tinggal terbang ke Palembang, lalu pergi menuju Pagaralam dengan waktu tempuh sekitar 9-12 jam lewat jalur darat.

15 Komentar

Filed under Wisata Alam Indonesia, Wisata Alam Pagaralam, Wisata Alam Sumatera Selatan, Wisata Pagaralam, Wisata Pegunungan Indonesia

15 responses to “Pagarnya Alam Sumatera, Si Kota Bunga

  1. Wah kebayang deh festival bunga di Pagaralam…
    Cantik banget pasti yaaa…
    Ohiya, biasanya festivalnya diselenggarakan bulan apa ya? Kali-kali berkesempatan ngunjungin🙂😉

  2. kunjungan balik, Mas. salam kenal, salam persahabat juga🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s