Monthly Archives: Januari 2011

Uruguay Ingin Menaturalisasi Beberapa Pemain SAD Indonesia


Pemain Tim SAD Laris di Luar Negeri
Uruguay ingin menaturalisasi beberapa pemain SAD.
Selasa, 11 Januari 2011, 16:38 WIB

Edwan Ruriansyah, Marco Tampubolon

Tim SAD Indonesia

VIVAnews – Pemain-pemain yang tergabung dalam tim Sociedad Anonima Deportiva (SAD) atau tim sepakbola Indonesia U-17 yang tengah berguru di Uruguay,  diminati oleh tim-tim luar negeri. Beberapa pemain dikabarkan ingin dinaturalisasi oleh Uruguay.

Manajer Tim SAD, Demis Djanaoeddin kepada wartawan, Selasa, 11 Januari 2011 mengatakan ada dua tim asal Chile yang berminat pada pemain SAD. Masing-masing adalah Universidad Catolica dan Union Espanyol.

“Keduanya pernah bertanding melawan SAD. Keduanya menyatakan ingin mengambil beberapa pemain dengan status on loan, namun finalnya masih menunggu kita datang ke Uruguay,” kata Demis.

Selain diminati klub asing, para pemain SAD juga diincar oleh Federasi Sepakbola Uruguay. AUF dikabarkan ingin menaturalisasi beberapa pemain SAD yang telah tiga tahun berlaga di Uruguay.

“Kalau saya tidak salah, Uruguay memperbolehkan pemain yang sudah tiga tahun di sana untuk dinaturalisasi. Namun, masih terlalu prematur bagi saya untuk menjelaskan ini,” kata Demis.

Menurut Demis, saat ini ada 15 pemain yang sudah 3 tahun bermain di Uruguay. Namun, dia enggan menjelaskan lebih jauh mengenai peluang pemain-pemain tersebut.

“Untuk menjelaskan masalah ini, saya harus mendapatkan jawaban yang memadai dari mereka (AUF). Karena itu, saya harus ke sana dulu sebelum memberikan penjelasan rinci soal ini,” tandas Demis. (sj)

• VIVAnews

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Berita UpDate, Dunia Sepak Bola

D7000 vs EOS 60D


D7000 Kamera kokoh masa kini..

Sering kali kita kurang memperhatikan jenis bahan yang dipakai untuk body kamera kita. Yang biasanya kita perhatikan adalah fitur dan harga, ini sudah menjadi pertanyaan yang mendasar sebelum kita membeli kamera. Memang menurut beberapa orang, body tidak seberapa penting karena yang diutamakan sebagian besar orang adalah hasil dan hasil yang indah tentunya.

Itu semua memang betul, karena kamera digital adalah seni dalam menghasilkan gambar yang indah tanpa perduli apapun jenis kameranya. Tetapi akan menjadi lebih nyaman jika kita bisa membawa kamera digital yang bodynya kokoh dan tahan terhadap perubahan cuaca. Saat ini Nikon telah mengeluarkan kamera digital dengan design body yang kokoh dan bahannya terbuat dari magnesium alloy yang kuat dan untuk bagian-bagian tertentu sudah dilindungi dengan lapisan pelindung yang tahan terhadap segala cuaca, dan yang paling penting lebih tahan dengan masalah debu yang sering masuk pada kamera digital sebelumnya.

Seperti kamera digital DSLR yang terbaru, kamera Nikon D7000 juga dilengkapi dengan kemampuan merekam video pada resolusi HD yaitu 1080p, namun sayangnya untuk resolusi HD, kamera Nikon D7000 hanya bisa merekam sampai dengan 24fps (frame per second), padahal untuk menghasilkan gambar yang benar-benar lancar dan tidak terputus-putus, idealnya video merekam dengan 30 fps. Tetapi untuk resolusi dibawahnya 720p kebawah, bisa dipilih sampai 30fps. Sekedar informasi, untuk 720p sudah sekualitas dengan rekaman DVD.

Kamera Nikon D7000 adalah kamera digital Nikon yang juga menggunakan sensor CMOS dengan maksimal resolusi 16.2 megapixel, dan ISO maksimal yang bisa disetting pada kamera ini adalah ISO 25600, sangat ideal untuk kondisi yang kurang cahaya. Nikon D7000 memiliki titik autofocus yang sangat banyak, yaitu sampai 39 titik, sehingga kita bisa dengan leluasa memilih di titik mana yang mau di focuskan. Jika anda senang foto sport, mungkin kamera Nikon D7000 juga ideal untuk digunakan, kamera untuk kemampuan burst capturenya bisa sampai 6 fps, yang artinya dalam 1 detik, kamera Nikon D7000 bisa shoot sampai 6 moment sekaligus. LCD-nya sudah support Live View, tetapi tidak bisa swivel atau tidak bisa diputar-putar karena permanen melekat di bodynya.

EOS 60D

Setelah beberapa saat adanya rumor untuk kamera DSLR Canon EOS 60D, akhirnya pada pertengahan tahun 2010 berita tersebut terbukti dengan diumumkannya Canon EOS 60D dipasaran. Sensor yang digunakan berukuran 18MP APS-C dengan jenis CMOS. Kamera ini sudah bisa merekam video dengan resolusi Full HD sehingga gambar video tidak pecah walaupun ditampilkan pada televisi yang berukuran lebar. LCD untuk preview adalah 3 inchi dan LCDnya bisa gerak-gerakan untuk mempermudah photographer mengambil pada sudut yang tidak lazim.

Teknologi baru sudah ditanamkan pada kamera ini, salah satunya adalah DIGIC 4 image processor yang membuat kamera Canon EOS 60D dapat memberikan kecepatan proses kamera dan warna yang indah untuk berbagai macam situasi. Salah satu teknologi lainnya yang telah digunakan pada kamera Canon EOS 7D adalah iFCL (Intelligent Focus, Color, Luminance) , yaitu fungsi metering yang lebih akurat untuk segala kondisi. Pengguna kamera ini juga dapat menikmati range ISO yang cukup besar, yaitu 100 sampai 6400 dan dapat di expand sampai ISO 12800. Seperti pengalaman kamera sebelumnya, kamera Canon 60D juga memiliki fungsi noise reduction yang sangat baik.

Live-view pada LCD yang swivel sangat berguna untuk mengambil photo, sehingga tidak ada daerah pingiran yang terpotong atau tidak paling tidak lebih akurat dibanding menggunakan optical view finder yang juga ada pada kamera Canon EOS 60D ini. Untuk memory menggunakan SD Card berjenis SDXC yang bisa digunakan pada kapasitas maksimal 2TB.

Spesifikasi Eos 60d

PELUNCURAN CANON D60 YANG DI SAINGI OLEH NIKON D7000

Prediksi akan kehadiran Canon EOS 60D terbukti sudah. Hari ini Canon meluncurkan DSLR penerus EOS 50D dengan resolusi 18 MP, fitur full HD movie yang bisa diatur manual serta creative filter. Layar LCD pada EOS 60D juga amat istimewa karena memiliki resolusi amat tinggi diatas 1 juta piksel, resolusi VGA dengan aspek rasio 3:2, lebar diagonal 3 inci dan bisa dilipat putar. Dijual dengan atau tanpa lensa kit EF-S 18-135mm, EOS 60D ini akan masuk pasaran sekitar bulan depan.
60d
Canon EOS 60D ternyata lebih kecil dan lebih ringan dari pendahulunya. Hal ini karena bahan material bodinya bukan lagi memakai magnesium alloy tapi sejenis bahan polikarbonat. Kalau ingin merasakan bodi magnesium maka EOS 7D lebih tepat dibilang sebagai penerus EOS 50D.
60d-depan
60d-belakang
Berikut spesifikasi EOS 60D :
  • 18 MP APS-C CMOS sensor (sama seperti EOS 7D)
  • Advanced creative features with Basic +
  • Vari-angle LCD (pertama dalam sejarah DSLR Canon)
  • Full HD movies with manual control
  • DIGIC 4
  • ISO 100-6400, bisa diangkat hingga ISO12800
  • 5.3fps shooting for up to 58 JPEGs
  • shutter maksimum 1/8000 detik
  • 9-point cross type AF System (sama seperti EOS 50D)
  • flash sync 1/250 detik
  • pentaprism dengan viewfinder coverage 96%
  • iFCL metering with 63-zone Dual-layer Sensor
  • Integrated Speedlite transmitter
  • In-camera RAW processing
Canon EOS 60D memang ditargetkan untuk berada diantara EOS 550D (pemula) dan EOS 7D (semi-pro), sehingga kalau dibandingkan dengan EOS 50D justru ada beberapa penurunan spesifikasi atau pengurangan fitur. Sebutlah misalnya dengan meniadakan joystick, AF micro adjustment dan remote terminal. Canon mungkin menyiapkan EOS 60D untuk melawan calon penerus Nikon D90 (yang diprediksi akan dinamai D95 atau D7000). Maka itu Canon menjual EOS 60D cukup murah dengan harga jual 10 jutaan tanpa lensa, atau 13 jutaan dengan lensa EF-S 18-135mm IS.

Tinggalkan komentar

Filed under Dunia Fotografi

CANON EOS 60D


Sumber : Blog Dunia Digital (Mas Gaptek) & dpreview.com & detik Inet

Canon menghadirkan kamera digital SLR (DSLR) terbaru yaitu EOS 60D yang bersenjatakan kemampuan rekam video full HD serta 18 megapixel APS-C sensor. Kamera yang menawarkan pembesaran 1.6x ini juga memiliki fitur LCD 3 inch yang bisa diputar hingga bisa mengambil gambar dari berbagai sudut yang berbeda. EOS 60D memiliki jangkauan sensitivitas standar ISO 100 sampai ISO 6400 yang dapat diperpanjang hingga ISO 12800. Para pengguna pun dapat menangkap video HD 1920x1080p dalam berbagai frame rate 30, 25 dan 24 fps di 1080p, sementara 60 dan 50 fps untuk 720p.

Seperti dikutip detikINET dari situs Canon, EOS 60D hadir dengan DIGIC 4 prosesor dan menawarkan SDXC sebagai kartu memori yang menyediakan kapasitas hingga 2 TB sehingga memudahkan para pengguna untuk mengambil gambar dan video HD tanpa perlu mengganti kartu.


EOS 60D juga menawarkan fitur viewfinder yang telah diimprovisasi, sejumlah pilihan baru kreatif dalam kamera dan filter serta output HDMI untuk menampilkan gambar pada HDTV. Produk ini dijual dengan harga USD 1.099 atau sekitar Rp 9,8 juta, sementara dalam versi kit Canon EF-S 18-135 mm f/3.5-5.6 IS lensa zoom dengan harga USD 1.399 atau sekitar Rp 12,5 juta.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan EOS 60D kecuali soal namanya. Betapa tidak, Canon sudah membingungkan saat meluncurkan penerus EOS 50D yang bernama EOS 7D. Hal ini karena EOS satu digit sebelumnya identik dengan sensorfull-frame (seperti EOS 5D). Tiba-tiba EOS 60D hadir dengan spesifikasi dan fitur yang sebagian lebih rendah dari EOS 50D. Semestinya Canon menamai EOS 60D ini dengan nama yang lain, mengingat inilah lini baru EOS Digital yang belum pernah ada sebelumnya (perpaduan Rebel dan EOS semi-pro).

Sekilas mengenai EOS 60D :

  • kamera DSLR APS-C bersensor CMOS 18 MP
  • DSLR Canon pertama dengan layar LCD lipat (vari-angle)
  • penurunan spesifikasi dan fitur dibanding EOS 50D
  • full HD movie (saya belum tahu soal kemampuan AF saat merekam video)
  • harga diantara EOS 550D dan EOS 7D (10 jutaan body only)
  • bila membeli paket lensa kit mendapat EF-S 18-135mm IS (non USM)

PERBANDINGAN


Canon EOS 60D

Canon EOS 7D

Canon EOS 50D
Construction Polycarbonate resin with glass fibre on aluminum chassis Magnesium alloy body Magnesium alloy body
Sensor • 22.3 x 14.9 mm CMOS sensor
• RGB Color Filter Array
• Built-in fixed low-pass filter (with self-cleaning unit)
• 19 million total pixels
• 18 million effective pixels
• 3:2 aspect ratio
• 22.3 x 14.9 mm CMOS sensor
• RGB Color Filter Array
• Built-in fixed low-pass filter (with self-cleaning unit)
• 19 million total pixels
• 18 million effective pixels
• 3:2 aspect ratio
• 22.3 x 14.9 mm CMOS sensor
• RGB Color Filter Array
• Built-in fixed low-pass filter (with self-cleaning unit)
• 15.5 million total pixels
• 15.1 million effective pixels
• 3:2 aspect ratio
Processor DIGIC 4 Dual DIGIC 4 DIGIC 4
ISO range • Auto ISO (100-3200)
• ISO 100-6400 in 0.3 or 1.0 EV increments
• H (12800) expansion
• Adjustable Auto ISO limit
• Auto ISO (100-3200)
• ISO 100-6400 in 0.3 or 1.0 EV increments
• H (12800) expansion
• Auto ISO (100-1600)
• ISO 100 – 3200
• 0.3 or 1.0 EV increments
• H1 (6400) and H2 (12800) expansion
Movie resolution • 1920 x 1080 (29.97, 25, 23.976 fps)
• 1280 x 720 (59.94, 50 fps)
• 640 x 480 (59.94, 50 fps)
• 1920 x 1080 (29.97, 25, 23.976 fps)
• 1280 x 720 (59.94, 50 fps)
• 640 x 480 (59.94, 50 fps)
N/A
AF sensor • 9 cross-type AF points (f/2.8 at center)
• Center point additionally sensitive with lenses of F2.8 or faster
• AF working range: -0.5 – 18 EV (at 23°C, ISO 100)
• 19 cross-type AF points (f/2.8 at center)
• Center point additionally sensitive with lenses of F2.8 or faster
• AF working range: -0.5 – 18 EV (at 23°C, ISO 100)
• 9 cross-type AF points (f/2.8 at center)
• Center point additionally sensitive with lenses of F2.8 or faster
• AF working range: -0.5 – 18 EV (at 23°C, ISO 100)
Metering sensor • TTL full aperture metering with 63 zone Dual Layer (iFCL)
• Metering range: EV 1 – 20 EV
• TTL full aperture metering with 63 zone Dual Layer SPC
• Metering range: EV 1 – 20 EV
• TTL 35 zone SPC
• Metering range: EV 0.0 – 20 EV
Viewfinder • Eye-level pentaprism
• 96% frame coverage
• Magnification: 0.95x
• Eyepoint: 22 mm
• Interchangeable focusing screen Ef-A standard (2 other types optional)
• Dioptric adjustment: -3.0 to +1.0 diopter
• Eye-level pentaprism
• 100% frame coverage
• Approx. 1.0x magnification
• Eyepoint: 22 mm
• Fixed screen (Transmissive LCD screen)
• Dioptric adjustment: -3.0 to +1.0 diopter
• Eye-level pentaprism
• 95% frame coverage
• Magnification: 0.95x
• Eyepoint: 22 mm
• Interchangeable focusing screen Ef-A standard (2 other types optional)
• Dioptric adjustment: -3.0 to +1.0 diopter
LCD panel • 3.0 ” TFT LCD
• 1040,000 dots (3:2)
• 100% coverage
• 160 ° viewing angle
• Dual anti-reflection
• Articulated
• 3.0 ” TFT LCD
• 920,000 dots (4:3)
• 100% coverage
• 160 ° viewing angle
• Coating : Anti-reflection and Solid Structure
• 3.0 ” TFT LCD
• 920,000 dots (4:3)
• 100% coverage
• 160 ° viewing angle
• Dual anti-reflection
Continuous shooting buffer • Approx. 5.3 fps
• Up to 58 JPEGs, 16 images (RAW)
• Approx. 8 fps
• Up to 126 JPEGs (with UDMA card), 15 images (RAW)
• Approx. 6.3fps
• Up to 90 frames (with UDMA card), 16 frames (RAW)
Memory format • SD / SDHC / SDXC • Compact Flash (I, II and UDMA) • Compact Flash (I, II and UDMA)
Dimensions 145 x 106 x 79 mm
(5.7 x 4.2 x 3.1 in)
148 x 111 x 74 mm
(5.8 x 4.3 x 2.8 in)
146 x 108 x 74 mm
(5.7 x 4.2 x 2.9 in)
Weight (inc battery) 755 g (1.6 lb) 904 g (2.0 lb) 822 g (1.8 lb)

2 Komentar

Filed under Dunia Fotografi